BLOG

Mengunyah dan Nutrisi Kehidupan

Telah banyak penelitian yang menyebut bahwa kita harus mengunyah lebih dari 20 kali untuk setiap makanan halus yang masuk ke dalam rongga mulut kita. Bahkan penelitian terbaru menyebut bahwa kita harus mengunyah makanan 50 hingga 60 kali untuk makanan yang keras. Apa fungsinya? Bukankah makanan yang berukuran besar akan susah dicerna sehingga berat tubuh kita tidak bertambah? Lalu mengapa harus dikunyah sebanyak itu?

Dr. Hiromi Shinya menyebutkan dalam bukunya, bahwa ada sejumlah kesalahan persepsi manusia tentang mengunyah makanan. Selain itu ketika manusia mengunyah makanan lebih lama, justru berat badan manusia akan lebih ideal dan tidak mudah mengalami kegemukan. Lho kok bisa? Nah inilah sejumlah alasannya:

  1. Semakin banyak kita mengunyah, air liur yang mengandung enzim ptialin akan makin banyak dikeluarkan oleh kelenjar saliva. Akibatnya makanan akan kian banyak bercampur dengan enzim, hal ini membuat pencernaan makanan di lambung ataupun usus makin optimal, sehingga nutrisi yang diserap pun kian banyak.
  2. Dinding usus manusia hanya dapat menyerap zat-zat yang berukuran hingga 15 mikron (0,015 milimeter), jika lebih dari itu, maka makanan akan diekskresikan dan dianggap sebagai sampah. Oleh karena itu, jika kita tidak mengunyah dengan baik, selain penyerapan nutrisi yang kurang optimal, juga akan berdampak pada proses buang air yang tidak lancar atau sembelit.
  3. Makanan yang tidak dikunyah dengan baik, akan menimbulkan pembusukan lebih lama dalam saluran usus. Jika ini terjadi, penyakit akan mudah datang. Karena pembusukan makanan yang tidak normal akan menghasilkan racun berlebih dan bisa terserap tubuh manusia.
  4. Orang yang mengunyah dengan baik akan memiliki berat badan ideal, sebab mengunyah dengan baik memerlukan waktu lebih lama. Selama makan, kadar gula darah dalam tubuh akan meningkat, dan akan menghambat nafsu makan. Ini mencegah Anda makan berlebihan.
  5. Mengunyah makanan dengan baik juga bisa membunuh parasit. Parasit bisa bersembunyi di dalam makanan yang tidak terkunyah dengan baik. Akibatnya parasit tetap hidup meski sudah melewati asam lambung, karena terlindung oleh ukuran makanan. Dan parasit yang masih hidup bisa berkembang cepat di dalam usus manusia.

Mengunyah makanan dengan baik, kalau boleh saya analogikan dengan manusia dan kehidupan. Tantangan hidup di dunia berbeda dengan sekolah. Jika di sekolah kita menjalani pelajaran demi pelajaran untuk kemudian menerima ujian, sedangkan dalam hidup kita mendapat ujian demi ujian untuk memperoleh sebuah pelajaran.

Setiap ujian adalah nutrisi kehidupan, jika kita mau mengunyahnya dengan baik dan sabar. Sebaliknya ujian kehidupan bisa menjadi racun dan parasit, andai kita tergesa-gesa mengambil kesimpulan dan tidak mau sedikit lebih sabar.

Pages: 1 2

TAGS > , , , , , , , , , , , , , , , ,

  • Eni Fitriawati

    Subhanallah, saya baru tahu pak. Trnyat memang bnr2 banyk yg blm saya tahu n akan sy cr tahu tentu saja lewat tautan2 bapak Trimakasih

    Reply
    • Dhony Firmansyah

      terima kasih Bu eni, sudah menjadi pengunjung setia blog ini. Moga Ibu dan keluarga jadi HebatManfaat.

      Reply
  • puji winarsi

    alhamdulillah….
    mengunyah dengan sempurna sih jujur hmpir gk pernah kulakukan… krn makan aja suka uru2 sambil ini dan itu…. kadang juga gk teratur,krn lbh sering trlewat oleh aktifitas….
    so, suliiiiiiiiiiiiiiiittttt….
    pantesan gue endut bangettt…. maem sambil lari2 sih,lupa ngitung udh berapa gerakan dimulut tiba2 abis… heheee

    Reply
    • Dhony Firmansyah

      Alhamdulillah, semoga artikel ini bermanfaat ya Mbak Puji. Terima kasih telah berkunjung.

      Reply

Post a comment