BLOG

Tips Memilih Laser Pointer

Bagi Anda yang sering presentasi, laser pointer atau clicker sangat berguna untuk menyelaraskan perkataan dengan slide presentasi Anda. Laser Pointer juga bisa menjadi pembeda saat Anda menyampaikan story telling atau kisah inspirasi. Anda tidak perlu lagi harus mendekat ke laptop untuk menekan tombol slide berikutnya, atau mengatakan “next” kepada asisten Anda untuk mengubah tampilan slide. Dengan laser pointer, kendali presentasi benar-benar di tangan Anda.

Meski laser pointer sangat penting untuk mengendalikan presentasi Anda, namun Anda juga harus selektif untuk memilih laser pointer. Pilihlah laser pointer yang benar-benar bisa membantu presentasi Anda secara totalitas. Lalu bagaimana tips memilih laser pointer supaya alat ini bisa benar-benar bernilai saat presentasi? Berikut tips memilih laser pointer dari saya:

1- Fungsi Nomor Satu, Merk dan Harga Nomor Dua

Tips memilih laser pointer yang pertama adalah fungsi. Sebagai seorang presenter, berpikirlah utilitas, bukan gengsi, bukan harga. Harga pointer yang mahal tidak menjamin pointer tersebut sesuai kebutuhan Anda. Harga pointer memang bervariasi, mulai dari Rp. 100.000,- ; Rp. 450.000,-; Rp. 700.000.- hingga diatas satu juta rupiah. Pilihlah laser pointer yang memiliki fitur terbaik, dengan harga yang rasional. Terkadang merk bisa membuat harga produk melangit, meski fitur dan fungsinya hampir sama dengan produk serupa dengan harga yang jauh di bawahnya. Salah satu hal yang sangat penting dalam memilih pointer adalah fungsi plug and play saat pointer itu disambungkan dengan USB atau Bluetooth tanpa perlu software tambahan untuk instalasi.

2- Pilih Laser Pointer dengan Fungsi Blank

Fungsi “blank” dalam tombol pointer akan memudahkan Anda untuk mengembalikan konsentrasi audiens pada Anda setelah melihat slide presentasi Anda. Slide yang tiba-tiba “blank” akan mengubah nuansa presentasi. Audiens akan kembali melihat Anda sebagai bintang utama. Cukup dengan menekan pointer, layar slide akan gelap, tanpa perlu Anda mendekat ke laptop dan menekan tombol “b”. Oleh karena itu tips memilih laser pointer yang kedua, saya menyarankan supaya Anda membeli pointer yang dilengkapi dengan fungsi blank.

3- Pilih Laser Pointer dengan Pengatur Volume

Tips memilih laser pointer berikutnya adalah memilih laser pointer yang memiliki tombol pengatur volume. Tombol ini bisa membantu Anda untuk mengatur volume musik atau backsound saat Anda presentasi. Jika terlalu kencang, bisa Anda turunkan volumenya dan sebaliknya. Sebagai contoh, saat para peserta praktik di Workshop Infografis Amazing Slide Infographic, saya bisa mengatur volume musik sehingga peserta merasa nyaman dan suasana praktik berlangsung dengan menyenangkan. Demikian juga saat Workshop Videografis, Amazing Slide Videographic, saya bisa mengatur naik turunnya volume animasi infografis sehingga peserta nyaman melihat visual dan mendengar audionya.

Pages: 1 2

TAGS > , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

  • nehem

    ya. sudah tau sih.. tapi ada rekomendasi barangnya ngga mas bro?
    lagi malas sih cari satu satu

    Reply
    • Dhony Firmansyah

      Terimakasih sudah berkunjung. Pointer yang biasa tim kami pakai adalah merk Prolink.

      Reply

Post a comment