BLOG

Mereka pun Manusia Biasa

Jika kita membaca kisah Nabi dan Rasul, kita akan terpesona dengan keteguhan mereka mempertahankan agama, kesungguhan mereka menyebarkan risalah Tuhan, meski hadangan datang dari segala arah. Seringkali mereka harus bertaruh nyawa, kehilangan segalanya, namun itu tidak pernah membuat mereka berhenti menyebarkan aturan-Nya.

Mungkin ada yang berkata, “Iya…, mereka para Nabi dan Rasul kan punya mukzizat, jadi pantes mereka imannya kuat.” Namun tahukah kita, para Nabi dan Rasul, mereka hadir untuk kita, mereka korbankan hidupnya untuk umat manusia. Dibalik kegigihannya, mereka pun manusia biasa, yang punya keluarga, yang berbagi kasih dan sayang, yang terkadang bisa sedih, gembira, murung, dan bersemangat.

Pemimpin negara pun demikian. Betapa berat tugas mereka memimpin pemerintahan. Jutaan nyawa rakyat ada di tangan mereka. Masa depan negeri pun tergantung keputusannya. Kekuasaan itu pedang bermata dua. Jika dipakai dengan benar mensejahterakan, namun jika dipakai salah menyengsarakan. Terkadang kita hanya bisa mencemooh kerja mereka tanpa bisa memberi solusi. Padahal belum tentu kita mampu seperti mereka. Seringkali mereka berjauhan dengan keluarga. Jarang bertemu sanak saudara. Membelai anak pun adalah momen langka. Ya, para pemimpin negeri juga manusia biasa.

Orang-orang sukses juga begitu. Susah payah mereka berlatih keahlian. Korban harta, waktu dan tenaga untuk mencari nafkah. Upaya yang mereka keluarkan jauh lebih besar dari orang lain pada umumnya. Pergi pagi pulang malam untuk membahagiakan keluarga. Kadangkala waktu sejenak dengan istri dan anak tak ternilai harganya. Diantara proyek, job, pelatihan, proposal dan sebagainya, mereka harus berbagi waktu dengan keluarga, mengurus rumah tangga. Ya, orang-orang sukses juga manusia biasa.

Pages: 1 2

TAGS > , , , , ,

Post a comment