Memilih Grafik untuk Presentasi

Pelatihan Infografis, Videografis & Visualisasi Data, CP: 0857 3333 0407.

Memilih Grafik untuk Presentasi

Kala presentasi, seringkali kita harus menjelaskan data dengan grafik. Entah itu menggunakan grafik batang, grafik line ataupun pie chart. Di buku Data Story, Nancy Duarte memaparkan cara bagaimana memilih grafik untuk presentasi. Menurutnya, memilih grafik untuk presentasi didasari dari pemahaman audiens tentang data. Artinya, presenter wajib memilih grafik yang bisa dipahami oleh siapapun. Nancy Duarte menjelaskan, bahwa ada dua jenis grafik yang harus diperhatikan saat presentasi. Grafik yang pertama disebut grafik untuk eksplorasi data, sedangkan grafik yang kedua adalah grafik untuk explain atau menjelaskan data. Berikut adalah penjelasan masing-masing data tersebut:

1- Grafik untuk Eksplorasi Data

Grafik untuk eksplorasi data artinya, tampilan grafik yang bertujuan untuk mengetahui visualisasi data secara keseluruhan. Misal, grafik peta sebaran penderita Covid-19 di Indonesia di tiap propinsi. Ini merupakan salah satu jenis grafik untuk eksplorasi data, karena dengan data tersebut kita bisa melihat data keseluruhan secara utuh.

Contoh lain adalah grafik radar atau spider chart, tentang perbandingan kualitas 3 merk smartphone dengan kapasitas baterai, fungsi, kecepatan dan fitur lainnya sebagai pembanding. Ini adalah contoh tampilan grafik untuk eksplorasi.

Dari dua contoh tersebut, kita bisa memilih grafik untuk presentasi dengan tujuan eksplorasi data. Ciri-ciri grafik tersebut diantaranya: menyajikan data secara utuh, menampilkan semua data global, dan data tidak terfokus pada satu pembahasan saja.

2- Grafik untuk Explain Data

Sesuai dengan namanya, grafik ini bertujuan untuk menjelaskan data. Apakah untuk menjelaskan komparasi atau perbandingan, tren (kenaikan dan penurunan) atau presentasi atau proporsi tertentu dalam data. Di grafik ini, presenter akan fokus menampilkan data yang perlu saja. Dan bila perlu, dia akan mengabaikan data skunder lainnya.

Audiens akan memahami data dengan baik jika visualisasi data tidak terlalu banyak, to the point dan fokus pada satu pembahasan. Inilah 3 ciri dari grafik untuk explain data. Apa saja contoh data tersebut? Misal data pengguna Facebook di Amerika dari tahun 2008 ke tahun 2019, ini adalah contoh grafik untuk explain data. Grafik batang bisa dengan mudah dipahami oleh siapapun, karena hanya menunjukkan ukuran dan jumlahnya.

Pages: 1 2

TAGS > , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Post a comment