BLOG

Rahasia Slide Presentasi Memukau

Slide Presentasi. Sebagai seorang trainer dalam dunia slide presentasi, saya sering menjumpai audiens yang ingin memasukkan semua isi materinya ke dalam slide presentasi. Ada dua alasan yang seakan membenarkan hal ini. Yang pertama, mereka takut lupa dengan materi presentasi yang akan mereka sampaikan, akhirnya dimasukkan semua dalam slide presentasi. Kedua, Mereka takut kalau konten materi presentasi tidak diberikan semua atau dituntaskan, audiens bisa salah tangkap dengan materi tersebut. Benarkah demikian?

Menurut saya, Anda tidak perlu memasukkan semua konten materi ke dalam slide presentasi, karena dengan memasukkan semuanya ke dalam slide presentasi, tampilan layar akan tampak penuh dan malah terlihat sulit untuk terbaca dengan baik. Apalagi jika Anda berhadapan dengan ratusan atau bahkan ribuan audiens. Kalimat yang tampak di slide presentasi akan terlihat sangat kecil dan bisa jadi tak mampu terbaca oleh audiens. Ketika mereka sulit untuk menangkap kalimat di dalam slide, maka audiens menganggap materi tersebut tidaklah penting. Akibatnya audiens tidak akan mendengar presentasi Anda.

Selain itu, memasukkan semua ke dalam slide presentasi, menjadikan tampilnya Anda di depan seakan sia-sia belaka. Mengapa? Ya, karena semua sudah terangkum di dalam slide, Anda tinggal memberikan audiens copy dari slide tersebut dan mempersilakan audiens untuk membaca di rumah. Hal ini seringkali terjadi di dunia pendidikan, materi dari guru, dosen atau pengajar yang terpampang di slide, sama persis dengan apa yang mereka presentasikan. Akhirnya presentasi tidak memiliki kekuatan apapun. Dan informasi di dalam presentasi seakan diabaikan begitu saja.

Lalu apa yang harus saya lakukan dengan slide dan presentasi saya sehingga berpengaruh? Menurut saya, Anda harus menyederhanakan beberapa hal, mulai dari presentasi hingga tampilan slide Anda. Untuk lebih jelasnya, berikut jawaban saya:

  1. Kuasai materi presentasi Anda. Dalam sebuah presentasi dengan durasi 2 jam, Anda cukup menyampaikan 3 hingga 5 inti presentasi. Misal, ketika saya menyampaikan seminar buku “4 Cermin Flora” (Gramedia), dalam durasi 2 jam, saya menyampaikan 4 inti yaitu: Personalitas, Mentalitas, Moralitas dan Spiritualitas. Nah, apa inti presentasi Anda? Coba teliti mulai sekarang. Selanjutnya, pembahasan inti presentasi tersebut tinggal menambahkan aplikasi konkrit di dunia nyata dan menyesuaikan dengan durasi waktu.
  2. Tampilkan kata kunci-kata kunci saja di dalam slide presentasi. Tidak perlu Anda menyampaikan semuanya. Kata kunci akan membuat presentasi Anda efektif dan efisien. Audiens masih mampu membaca slide dan kemudian mendengar presentasi Anda dengan seksama. Supaya ingat alur presentasi Anda, saya sarankan Anda membuat sendiri slide yang akan dipresentasikan. Ini sekaligus menambah skill desain slide Anda. Untuk mengasahnya, Anda bisa ikut workshop “Amazing Slide Presentation” dengan menghubungi Bu Kuma di 0857 3333 0407.
  3. Dan yang terakhir, Anda wajib berlatih sebelum presentasi. Selain untuk mempertajam penyampaian, latihan juga meminimalisir lupa dalam presentasi. Berlatihlah menggunakan bahasa yang mudah dicerna dan contoh yang dekat dengan audiens. Tidak perlu menggunakan bahasa setinggi langit, namun audiens sulit menangkap maknanya. Garr Reynolds dalam buku “Presentation Zen Design” menulis, bahwa Anda harus lebih fokus kepada komunikasi dan koneksi dengan audiens, untuk memudahkan tersampainya informasi.

Nah, semoga tips di atas bermanfaat bagi Anda. Selamat berlatih.

Art to Start Presentation

Jika Anda sering bepergian keluar kota, Anda pasti sering melewati perbatasan antara daerah satu dengan daerah lain. Di Indonesia sendiri perbatasan daerah seringkali ditandai dengan gapura. Ya, gapura adalah semacam bangunan berbentuk bando yang melintang di atas jalan. Jika Anda akan memasuki daerah tertentu, gapura seringkali bertuliskan “Selamat Datang di….” …

Pakar Slide di Seminar Amazing Slide Presentation

TAGS > , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Post a comment