Tutorial Double Exposure di Powerpoint

Pelatihan Infografis, Videografis & Visualisasi Data, CP: 0857 3333 0407.

Tutorial Double Exposure di Powerpoint

Memasukkan gambar dalam Powerpoint itu sudah biasa. Namun bagaimana jika kita memadukan dua gambar atau lebih di Powerpoint yang seakan menjadi satu? Trik ini disebut dengan double exposure. Yaitu mengkombinasikan dua atau lebih gambar dan saling overlay dalam satu tampilan. Kurang lebih, hasilnya bisa Anda lihat di tampilan berikut:

Saya pun mengutip tutorial double exposure di Powerpoint dari beberapa sumber, salah satunya dari Havain, yang akan saya coba sederhanakan. Oya, teknik double exposure ini bisa Anda lakukan di Powerpoint mulai dari tahun 2010 ke atas. Bagaimana tutorial double exposure di Powerpoint? Berikut adalah 5 langkah mudahnya:

1- Masukkan Gambar dalam Bentuk PNG

Pilih gambar yang ingin Anda expose tampilannya. Supaya optimal, pilih gambar tanpa latar belakang (background) atau yang berformat PNG. Jika Anda ingin menghilangkan latar belakang gambar Anda dalam waktu singkat, Anda bisa menggunakan website Remove.bg atau menggunakan fitur Remove Background di Powerpoint. Oya, artikel lengkapnya bisa Anda simak disini.

2- Masukkan Shapes mengelilingi Gambar

Di tutorial double exposure di Powerpoint ini, kita menggunakan dua gambar sebagai paduannya. Sebelum memasukkan gambar-2, Anda bisa terlebih dahulu memasukkan shapes (freeform) dan mengelilingi gambar utama. Shape ini akan kita gunakan sebagai bingkai gambar-2. Jangan lupa untuk menghilangkan outline shape Powerpoint sebelum memasukkan gambar kedua.

3- Fill Shape dengan Gambar-2

Setelah shape tadi benar-benar telang mengelilingi gambar dan kedua ujungnya bertemu, maka langkah selanjutnya tutorial double exposure di Powerpoint adalah memasukkan gambar melalui fill shape. Caranya, Anda bisa klik “shape”, lalu pilih “format shape” dan klik “fill”. Maka akan terlihat tampilan di bawah ini. Di kotak “fill”, pilih “picture”. Masukkan gambar-2 yang Anda inginkan. Misal, pegunungan yang penuh dengan cemara.

Oya, saya punya dua saran untuk Anda, khususnya untuk gambar-2. PERTAMA, Alangkah lebih baik menggunakan gambar sesuai dengan tampilan gambar-1. Pilihannya, vertikal atau horizontal. Jika gambar-1 yang Anda gunakan vertikal, seperti serigala yang menjadi contoh gambar-1 ini, maka alangkah lebih baik gambar-2 juga memiliki tampilan yang mayoritas vertikal. Misal, gedung, pilar dan sebagainya.

Kedua, gunakan nuansa gambar-2 yang identik dengan gambar-1. Misal jika gambar-1 serigala, maka gambar-2 hutan. Misal, gambar-1 mobil, maka gambar-2 lalu lintas jalan raya.

4- Gunakan Soft Edge di Gambar-2

Gambar 1 masih bertumpuk dengan gambar-2. Supaya gambar-1 kembali tampak, maka kita bisa menggunakan fitur “Soft Edge” untuk menghaluskan bagian tepi gambar-2. Klik saja gambar-2, pilih “format shape”. Lanjut dengan memilih “Shape Effect” dan klik “Soft Edge”. Geser saja size-nya untuk memperolah kehalusan yang Anda inginkan.

Pages: 1 2

TAGS > , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

  • 5 Website Gambar Nuansa Ramadan - Kreasi Presentasi

    […] double exposure? Ia bisa memadukan dua gambar seolah menjadi satu, simak selengkapnya dalam tajuk Tutorial Double Exposure di PowerPoint karya Pakar Slide Dhony Firmansyah. Oke, kita kembali lagi ke gambar ya, di bulan Ramadan ini, […]

    Reply

Post a comment