BLOG

Presentasi Visual dan Verbal

2- Presenter yakin bahwa materi presentasinya oke, namun penjelasan visual dan verbalnya tidak seimbang.

Ada kalimat yang menarik di dalam buku Blah.. blah.. blah. Visual dan verbal yang tidak seimbang dalam presentasi akan mengakibatkan presentasi kita menjemukan. Orang yang lebih mengutamakan verbal akan lebih banyak bicara (talking) daripada mengungkapkan (saying). Sedangkan orang yang mengutamakan visual daripada verbal akan lebih banyak melihat (see) daripada memperhatikan (attention). Keduanya menunjukkan presentasi yang kurang baik. Susah untuk dimengerti. Ada yang kurang. Ada yang hilang. Ibarat kursi berkaki 3, akan sulit untuk diduduki oleh siapapun.

Nah, Naoki memberikan contoh sederhana presentasi visual dan verbal yang imbang ini. Tangan dan kata-katanya yang menyebutkan pesawat, diimbangi dengan visual pesawat yang benar-benar terlihat sesuai arah jarinya menunjuk. Andai Naoki hanya mengatakan pesawat dan menunjuk langit tanpa adanya visual pesawat yang terbang, tentu dengan mudah, saya akan menyanggah perkataannya. Jadi saya ibarat audiens yang harus diyakinkan dengan presentasi visual dan verbal yang seimbang.

 

Nah, inilah esensi dari presentasi sesungguhnya, meyakini materi presentasi kita sampaikan dengan visual dan verbal yang seimbang bagi audiens. Dengan ini materi kita akan sederhana dan mudah dipahami. Tujuan presentasi pun mudah untuk dicapai.

Salam Amazing.

 

Pages: 1 2

TAGS > , , , , , , , , , , , , ,

Post a comment