BLOG

Wisdom Words Desember 2011

  • Berterima kasihlah pada orang yang menyakiti, membenci, dan berbeda pendapat dengan Anda, karena dari merekalah Anda belajar hal terbaik dalam kehidupan.
  • Setiap kita berbuat baik, bersabar, dan berusaha optimal, itu semua adalah energi positif yang akan dibayar tuntas oleh Tuhan di dunia. Jadi jika ingin hidup Anda diselimuti keberuntungan, tabunglah energi positif, dimanapun, kapanpun, pada siapapun.
  • Rata-rata anak-anak tertawa 300 kali dalam sehari, karena itu mereka selalu ceria dan bersemangat. Bagaimana dengan kita?
  • Masalah tidak bisa diubah. Yang bisa kita ubah adalah respon terhadap masalah. Mau kita hadapi dengan hati lapang atau sempit..
  • Seringkali, keluarga mengungkapkan cinta dengan cara yang tidak kita ketahui. Positif-lah dan balas cinta mereka dengan berlipat ganda.
  • Fokuskan untuk diri meraih prestasi terbaik…, jangan mendewakan harta dan kedudukan.
  • Hidup ini singkat, jika Anda terus berputus asa, umur Anda akan terbuang sia-sia.
  • Bersihkan hati dengan meminta maaf. Luaskan hati dengan memaafkan. Isi hati dengan menimba ilmu dan energi positif. Harumkan hati dengan berbagi pada sesama.
  • Mengapa kita menjalani hari dengan bosan? Ada beberapa kemungkinan. Pertama kita tidak punya target hari ini. Kedua, kita hanya menjalani rutinitas tanpa peningkatan. Ketiga, kita tidak punya perencanaan apapun. Jadi, supaya hari ini dilalui dengan semangat, bikin target, rencana dan peningkatan.
  • Singkirkan aktivitas sia-sia, karena aktivitas itu seperti beban yang membuat langkah Anda makin berat menuju kesuksesan.
  • Ketika Anda menerima kritik dan nasihat yang benar sama seperti meminum obat, pahit dirasa, tapi segar hasilnya.
  • Perjuangan meraih impian ibarat membangun sebuah istana. Anda baru menyadari betapa indahnya, ketika istana itu telah berdiri.
  • Lebih baik satu ide dengan banyak aksi, daripada banyak ide tanpa aksi.
  • Jadikan aksi dan impian Anda ibarat pohon, terus tumbuh dan berkembang sampai mati.
  • Mencintai adalah membahagiakan, bukan menuntut kebahagiaan
  • Guru yang baik itu menjelaskan. Guru yang lebih baik itu mempraktikkan. Sedangkan Guru yang terbaik itu menginspirasi.
  • Jangan melupakan dengan alasan agar bisa memaafkan. Tapi maafkanlah supaya Anda dapat melupakan.

 

TAGS > , , , , , , , ,

Post a comment