BLOG

Tips Grafik Garis

Grafik garis. Salah satu tren visualisasi tabel yang sangat baik digunakan untuk menjelaskan kenaikan atau penurunan nilai, terlebih lagi untuk data yang kontinu. Misal grafik “Inflasi dari Januari hingga Desember 2019”. Kategori yang dipakai adalah “bulan”, di mana kategori ini saling berhubungan atau kontinu. Sehingga baik untuk ditampilkan dalam bentuk grafik garis antara satu nilai dengan yang lain saling terkoneksi.

Oleh karena itu sepertinya penting untuk membahas tips grafik garis. Tips grafik garis ini kami tulis untuk memberi informasi tentang bagaimana tampilan yang oke. Visualisasi line chart yang optimal. Beberapa tips grafik garis ini saya ambil dari tulisan Lisa Charlotte Rost, kontributor Datawarapper. Tanpa berlama-lama, ini tipsnya:

1- Hanya untuk Data Kontinu

Grafik garis hanya dipakai untuk kategori yang berhubungan. Misal hari, tanggal, bulan hingga tahun. Jika data Anda tidak kontinu, misalnya “Grafik Perbandingan Harga Produk di Supermarket”, maka alangkah lebih baik kita menggunakan grafik batang.

2- Gunakan Area Chart

Seringkali grafik garis kurang terlihat dari jauh. Apalagi jika Anda di ruang meeting dan berada di deretan paling belakang. Untuk menghindari salah persepsi tentang data, salah satu tips grafik garis adalah dengan menggunakan grafik area.

3- Gunakan Pembanding

Line chart sangat baik untuk menampilkan data yang berlimpah. Misal fluktuasi harga valas atau grafik naik turunnya harga saham. Jenis data yang saya sebutkan tadi sangat fluktuatif. Dengan jumlah yang sangat berlimpah. Menggunakan grafik batang tentu tidak cocok. Salah satu alternatif terbaik adalah menggunakan grafik garis atau grafik area. Anda juga bisa menambahkan grafik pembanding di belakang grafik Anda.

4- Gunakan Warna Pembeda

Data yang sangat berlimpah memerlukan visualisasi yang tepat. Satu grafik hanya mampu menjelaskan satu jenis data saja. Jika data tersebut sangat banyak, maka berfokuslah pada satu data yang ingin dibahas, beri warna berbeda yang lainnya monokrom.

5- Tambahkan Dots Data

Tips grafik garis berikutnya adalah menambahkan satu atau lebih dots data untuk data label grafik Anda. Dengan menambahkan dots, audiens akan mengerti dimana mereka harus melihat posisi data.

6- Dekatkan Data Label

Anda bisa men-turn off-kan data label umum, dan menambahkan manual data label di bawah atau di atas line chart.

Nah, itulah sebagian tips grafik garis yang bisa saya sharing dengan Anda. Anda pun boleh mencari referensi apa saja macam grafik infografis, bagaimana membuat grafik garis memukau sebagai upaya meningkatkan skill infografis. Jika Anda ingin bersama-sama belajar tentang infografis, visualisasi data dan teknik presentasi bersama Kreasi Presentasi. Anda bisa menghubungi Bu Isti 0857 4444 0407.

TAGS > , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Post a comment