Tentang Rezeki

Beberapa hari lalu, saya didatangi oleh salah satu alumni Amazing Slide Presentation dari sebuah perusahaan. Dirinya bertanya, mengapa training Slide Profesional dan Infografis Kreasi Presentasi selalu diminati berbagai perusahaan dan BUMN. Apa rahasianya? Apa ada kiat khusus untuk masuk ke berbagai corporate hingga klien bersedia bekerja sama? Saya pun hanya tersenyum mendengar pertanyaan tentang rezeki ini. Saya menggelengkan kepala dan mengatakan, “Tidak ada yang istimewa Mas. Alhamdulillah, itu semua rezeki dari Allah.”

Berbicara tentang rezeki menurut saya pribadi identik dengan ajal. Rezeki dan ajal adalah dua hal yang pasti, setiap manusia pasti menemuinya, tergantung pada Yang Maha Kuasa kapan menurunkannya. Rezeki bukan hanya berupa harta benda. Rezeki bisa berupa sesuatu yang tidak kita lihat namun sangat berharga. Kesehatan dan ketenangan hidup adalah rezeki yang tak ternilai harganya. Jika sampai sekarang kita masih sehat, dan hidup kita tenang…., bebas dari hutang, kegelisahan dan kecemasan, berbahagialah. Karena Tuhan sedang mencurahkan rezeki-Nya pada kita.

Saya seorang muslim. Salah satu sumber hukum yang wajib saya percayai adalah Hadits (perkataan) Nabi. Rasulullah Muhammad Saw pernah bersabda, “Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenarnya, niscaya kalian diberi rezeki, sebagaimana burung mendapatkan rezeki, ia pergi di pagi hari dengan perut kosong dan pulang di sore hari dengan perut yang kenyang.” (HR. Tirmizi).

Hadits di atas menceritakan bahwa burung pun sudah dijamin rezekinya oleh Tuhan. Burung berangkat pagi dengan lapar, dan pulang di sore hari dengan kenyang. Ada dua pelajaran yang bisa kita dapatkan. Yang pertama adalah Yakin, dan kedua adalah berusaha.

Tentang keyakinan, bila bicara tentang rezeki, kita harus yakin bahwa rezeki berasal dari Tuhan, bukan dari pekerjaan, bukan dari bos, bukan dari perusahaan tempat kita bekerja. Sebagai contoh, andai rezeki itu dari pekerjaan, maka tentu setiap orang yang bekerja pasti mendapatkan rezeki…, padahal tidak sedikit orang yang menggelar dagangan di tempat strategis, ramai orang lalu lalang namun tidak ada satupun yang membeli dagangannya. Saya dan tim Kreasi Presentasi juga pernah mengalami, training yang sudah dirancang jauh-jauh hari, kelengkapan adminstrasi sudah lengkap, tools sudah kami persiapkan dengan baik, ternyata dibatalkan karena klien sedang memiliki agenda besar yang tak bisa diundur. nah, jika memang bukan rezeki…, apapun bisa terjadi.

Meski demikian, keyakinan bahwa rezeki dari Tuhan harus dibarengi dengan usaha. Burung pun tidak berdiam diri dan berharap rezeki datang. Namun mereka terbang menuju tempat yang kemungkinan besar menjadi tempat berkumpulnya ikan atau biji-bijian yang mereka konsumsi. Inilah keyakinan sejati. Di Kreasi Presentasi pun demikian, saya meminta tim Kreasi untuk selalu solid memasarkan produk pelatihan kami di setiap kesempatan yang memungkinkan. Ini adalah usaha. Hasilnya kita serahkan pada Sang Maha Pencipta.

Maka sudah saatnya kita mengembalikan segala urusan tentang rezeki kepada Yang Maha Menurunkan Rezeki. Tuhan YME. Allah Swt. Berusahalah sekuat tenaga, di sisi lain berdoalah dengan mengharap turunnya rezeki berlimpah dari-Nya, seperti burung yang pergi di pagi hari dengan lapar dan pulang di sore hari dengan kenyang.

Salam Amazing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ISI DULU YA * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.