Teknik Menampilkan Grafik dan Pie Chart

Dalam visualisasi data, grafik dan pie chart merupakan salah satu alternatif terbaik untuk visualisasi data. Grafik dan pie chart merupakan bentuk visual dari data mentah berbentuk tabel. Grafik dan pie chart memudahkan siapapun membaca dan memahami data, sekaligus menyimpulkan rentetan data yang terpampang.

Lalu bagaimana Teknik menampilkan grafik dan pie chart yang baik? Berikut adalah rangkuman tulisan dari Ginny Mineo dari Hubspot.com. Berikut ringkasan teknik menampilkan grafik dan pie chart untuk Anda:

1- Pastikan kita memilih visualisasi yang tepat

Grafik dan pie chart memiliki tujuan berbeda. Grafik digunakan untuk menunjukkan jumlah, sedangkan pie chart dipakai untuk menampilkan proporsi atau persentase. Jika fokus pembahasan kita dalam visualisasi data adalah kuantitas atau jumlah, gunakanlah grafik sebagai visulisasi data Anda. Hindari menggunakan pie chart jika data Anda memiliki jumlah data yang hampir sama.

2- Sortir Data Anda

Usahakan kita menampilkan data dengan menyortirnya. Entah dari jumlah terbesar hingga terkecil atau sebaliknya. Di sisi lain data yang terikat dengan waktu seperti data harian, bulanan atau tahunan, juga sebaiknya diurutkan berdasar hierarki waktu yang ada. Mengurutkan data akan sangat membantu Anda dan audiens membaca maksud data.

3- Sederhanakan Grafik dan Pie Chart Anda

Teknik menampilkan data dan pie chart berikutnya adalah menyederhanakan tampilan grafik maupun pie chart. Grafik misalnya, alangkah lebih baik jika grafik yang kita tampilkan bersih dari berbagai unsur yang membuat data makin sulit dibaca. Memperbesar ukuran font dan angka. Hingga memberi warna berbeda pada grafik yang menjadi fokus pembahasan presentasi maupun laporan Anda.

4- Dua Dimensi Jauh Lebih Baik

Bentuk grafik dan pie chart bermacam-macam, dua diantaranya tampilan dua dimensi dan tampilan tiga dimensi. Tampilan dua dimensi jauh lebih baik dari tiga dimensi, sebab tampilan dua dimensi lebih simpel dan gampang dipahami. Sedangkan tampilan grafik dan pie chart tiga dimensi bentuk visualnya dipengaruhi oleh perspektif grafik (ketebalan grafik dan pie chart), sehingga seringkali sulit untuk memahami ukuran sesungguhnya.

5- Untuk Grafik Line, Gunakan Area di Bawah Grafik

Bagi Anda yang seringkali menampilkan grafik dengan tujuan tren (kenaikan atau penurunan angka), maka grafik line atau grafik garis adalah pilihan yang tepat. Nah, untuk memudahkan audiens presentasi maupun pembaca grafik, maka warnai area di bawah grafik line dengan warna berbeda. Dengan Teknik ini grafik line Anda akan lebih gampang dibaca.

Itulah 5 teknik menampilkan grafik dan pie chart dalam slide presentasi Anda. Teknik ini akan sangat berguna dalam presentasi maupun report yang Anda buat sehari-hari, apalagi jika berbentuk infografis. Anda pun bisa menambah skill dan Teknik visualisasi data dengan membaca buku Amazing Slide Infographics, sekaligus mengikuti workshopnya.

Silakan hubungi Bu Isti di 0857 3333 0407.

Salam Amazing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ISI DULU YA * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.