Tata Ruang Presentasi

Bila Anda seorang pemateri yang care dan cinta dengan audiens, tentu tata ruang presentasi tidak akan Anda abaikan. Tata ruang presentasi yang representatif akan memudahkan Anda dalam berinteraksi dengan audiens sekaligus melancarkan penyampaian presentasi Anda.

Nah, dalam artikel ini, saya akan mengenalkan 5 pola tata ruang presentasi beserta plus minusnya. Semoga hal ini bisa menambah pengetahuan Anda tentang tata ruang presentasi sekaligus mengetahui apa yang harus Anda lakukan jika ruangan presentasi sudah di-setting oleh panitia.

1. Kelas

Tata ruang presentasi yang paling umum Anda temui adalah model kelas atau klasikal. Ini bisa Anda temui di ruang kuliah atau sekolah pada umumnya. Penataaan seperti ini cukup baik untuk seminar atau presentasi, dengan maksimal 200 orang peserta. Untuk berinteraksi dengan audiens, Anda bisa berjalan di sela-sela ruang antar baris kursi. Kelemahan ruang ini adalah, jika peserta terlalu banyak, maka Anda sebagai presenter dan media presentasi yang Anda tampilkan akan sulit terbaca audiens. Karena posisi tempat duduk audiens sejajar. Makin ke belakang, makin sulit melihat presenter dan media nya.

2. U-shape

Sekolah-sekolah modern saat ini, mulai menggunakan u-shape untuk memudahkan guru berinteraksi dengan siswa. Posisi pemateri bukan di depan, tapi tepat di tengah audiens. U-shapes sangat cocok untuk presentasi dengan maksimal 30 orang peserta, apalagi jika Anda menyampaikan workshop dengan praktik langsung seperti saya di Amazing Slide Presentation workshop. Kelemahan tata ruang presentasi u-shape adalah posisi tempat duduk yang tidak berhadapan langsung dengan media presentasi. Hal ini membuat audiens di sisi ujung u-shape harus menoleh terus ke arah kanan atau kiri untuk melihat media pembicara. Perlu dilakukan rotasi tempat duduk sehingga leher audiens tidak lelah.

3. Teater

Jika Anda pernah melihat film di bioskop pasti mengerti bagaimana tata ruang di dalamnya. Tata ruang dalam bioskop berupa tempat duduk berderet ke atas. Mirip seperti stadion sepakbola namun hanya separuhnya. Pusat perhatiannya adalah layar bioskop yang tepat berada di hadapan mereka. Posisi tempat duduk yang berjenjang, membantu audiens yang berada di bangku belakang tidak terhalang oleh kepala atau tubuh audiens di depannya. Tentu saja, dengan posisi yang makin naik dan naik, interaksi akan sedikit sulit dilakukan, presenter harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk naik ke atas jika mau berinteraksi dengan audiens.

4. Stage

Tata ruang presentasi teater menggunakan stage atau panggung sebagai pusat perhatian presentasi. Presenter berada di atas panggung. Ini bisa Anda lihat dalam video presentasi Steve Jobs di Apple World. Ruang presentasi teater bisa memudahkan audiens melihat presenter dan media presentasi. Apalagi jika audiens lebih dari 250 orang. Kelemahan ruang ini adalah presenter akan sulit berinteraksi dengan audiens jika tidak turun ke bawah dan menemui audiens di dekat tempat duduknya. Jika ini dilakukan, audiens yang berada di bangku belakang akan kesulitan melihat interaksinya. Oleh karena itu butuh media tambahan berupa kamera yang mengkuti gerak presenter dan itu ditampilkan dalam layar presentasi.

5. Gala Dinner

Bagi saya, tata ruang yang paling sulit dikuasai oleh presenter adalah model gala dinner, dimana setiap audiens dibentuk dalam kelompok-kelompok kecil dalam satu meja makan. Jika audiens berjumlah puluhan mungkin tidak seberapa sulit, namun jika ratusan, maka perhatian audiens akan sulit tertuju pada presenter. Bukan saja karena posisi audiens yang bisa saja membelakangi presenter, namun juga karena adanya meja makan berisi hidangan lezat di depan mereka. Energi yang dikeluarkan presenter akan jauh lebih banyak daripada model stage maupun teater. Boleh jadi ketika presenter mendekati audiens, mereka sedang makan dan sebagainya. Jadi, sabar saja ya hehehe.

Nah, itulah 5 model tata ruang presentasi yang mungkin akan Anda hadapi sebagai presenter. Ada plus dan ada minusnya. Sesuaikan dengan kebutuhan Anda dan berlatihlah untuk mengkondisikan diri terhadap semua ruang presentasi tersebut.

Salam Amazing.

2 thoughts on “Tata Ruang Presentasi

  • Berarti cara Presenter menyesuaikan Tata Ruang Presentasi ya mas?

    Ada juga yang bentuk O. Kayak acara aa dan mama dedeh
    Dan juga yang lesehan mas.
    Terkadang kalau lesehan trus presenter berdiri, audiens ada yang tersinggung mas. Gak sopan katanya. Padahal sudah ijin.
    Ngisi dimasjid pasti lesehan
    Gimana menyikapinya mas?

    @gunawanagumi

    • Kalau mamah dedeh itu gaya teater Mas. Utk di tempat ibadah, supaya tidak dianggap mengurangi kesopanan, lebih baik presentasi sambil berdiri nya di dekat layar projector Mas. Dan jika interaksi, mendekat sambil duduk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ISI DULU YA * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.