Tampilan Grafik Pembicara Dunia

Untuk memvisualkan data, grafik adalah salah satu teknik menampilkan data yang paling mudah dipahami oleh siapapun. Oleh karena itu wajib bagi setiap presenter untuk mempelajari bagaimana teknik visualisasi grafik. Nah, alangkah lebih baik kita mempelajari tampilan grafik dari orang-orang yang ahli di bidangnya dan telah mampu menginspirasi banyak orang melalui presentasi mereka. Dalam tulisan ini, saya akan mencoba membuka sedikit rahasia tampilan grafik pembicara dunia yang secara tidak langsung mampu membantu kita memahami makna data yang tersampai melalui grafik.

Nah, apa sajakah inspirasi tampilan grafik pembicara dunia tersebut? Berikut penjelasannya:

1- Steve Jobs

Tidak elok rasanya jika inspirasi tampilan grafik pembicara dunia tidak diawali dengan sang legenda, Steve Jobs. Hampir di tiap presentasinya, Steve Jobs mampu memukau ratusan hingga ribuan audiens yang ada di hadapannya. Meskipun dirinya menampilkan data sebagai konten presentasinya. Salah satu teknik yang dipakai oleh Steve Jobs adalah menampilkan warna yang berbeda dalam grafik sebagai penekanan isi presentasinya.

Warna yang berbeda itupun dipilih olehnya. Lebih cerah, lebih nyaman, lebih menonjol dibanding warna grafik yang bukan titik pembahasan presentasinya. Berikut adalah contoh tampilan grafik pembicara dunia, Steve Jobs saat launching salah satu produk Apple.

2- Hans Rosling

Hans Rosling adalah salah satu Bapak Statistika dunia. Selain expert dalam urusan statistik, dirinya pun lihai dalah mempresentasikan data. Alih-alih menunjukkan data apa adanya, dirinya menceritakan latar belakang data dan apa pentingnya data tersebut ditampilkan. Salah satu tips yang ditunjukkan oleh Hans Rosling dalam visualisasi grafik adalah memperhatikan konsistensi warna, apalagi ketika data yang ditunjukkan adalah data yang berjumlah besar seperti data tingkat kesehatan dan kesejahteraan dunia. Berikut adalah contoh tampilan grafik pembicara dunia Hans Rosling yang ada di website Gapminder. Terlihat konsistensi bubble dengan warna benua di dunia.

3- Garr Reynolds

Garr Reynolds adalah profesor di Kansai Gaidai University Osaka sekaligus penulis buku Presentation Zen dan Presentation Zen Design. Beliau adalah guru saya. Salah satu tips dalam buku Presentation Zen Design untuk visualisasi grafik adalah membuatnya lebih sederhana dan membuat audiens lebih mudah menyimpulkan isi grafik daripada membacanya satu-per satu. Untuk memudahkan audiens menangkap isi grafik adalah menjadikan kesimpulan Anda sebagai judul dalam grafik tersebut. hal ini akan menghindarkan audiens membuat simpulan lain dalam presentasi kita. Berikut conth tampilan before after dari buku Presentation Zen.

4- Max Roser

Yang terakhir adalah Max Roser, pendiri Our World in Data. Max Roser dan timnya mampu mengumppulkan data-data unik di seluruh dunia. Jumlah data yang besar tentu merupakan salah satu kesulitan tersendiri saat kita menampilkan data. Ingat, data tidak bisa diubah karena sudah fix. Yang bisa kita ubah adalah visualisasinya atau teknik menampilkan data. Menurut Max Roser, jika data yang kita tampilkan sangat banyak, maka skala sangat penting untuk ditunjukkan sebagai panduan audiens mengira-ngira kuantitas data.

Sedangkan jika perlu, data label dari satu atau dua data boleh ditampilkan sebagai penegas apa yang ingin kita bahas dalam presentasi kita. Berikut salah satu data di Website Our World in Data:

Itulah inspirasi tampilan grafik pembicara dunia yang bisa menjadi tambahan referensi buat Anda. Anda pun bisa memperdalam teknik visualisasi data dan infografis dengan bergabung dalam Workshop Infografis, Amazing Slide Infographic bersama saya dan tim Kreasi Presentasi.

Silakan menghubungi Bu Isti untuk penawaran istimewa di 0857 3333 0407.

Selamat bergabung dan salam Amazing.

Klik untuk pemesanan buku seri Amazing Slide.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ISI DULU YA * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.