BLOG

Shuji Nakagawa

Agama mengajarkan saya supaya hari ini lebih baik dari kemarin, dan lusa lebih baik dari hari ini. Itulah yang selalu coba saya terapkan. Meningkatkan skill dan keahlian slide presentasi dari waktu ke waktu. Salah satunya adalah dengan meningkatkan level komunitas, dari nasional menjadi internasional. Menghadiri TEDx Kyoto adalah salah satu caranya. Berjumpa dengan para presenter kelas dunia dengan beragam profesi dan expertise, termasuk guru saya Garr Reynolds. Bagi saya TEDx Kyoto adalah salah satu momen yang tak terlupakan.

Bersama keluarga Garr Reynolds di TEDx Kyoto.

Bagi Anda yang sering mengambil air dari sumur, timba adalah salah satu perlengkapan yang tak terpisahkan. Timba terlihat sepele, namun ternyata di TEDx Kyoto, saya bertemu dengan Shuji Nakagawa, seorang ahli timba yang telah mendapat berbagai penghargaan, karena Jepang sangat menghargai karya buatan tangan (handmade). Shuji Nakagawa adalah salah seorang master seni timba kayu. Ilmu timba kayu diperolehnya turun-temurun dalam keluarga selama lebih dari 700 tahun. Dari tangannya, ratusan timba kayu telah didesain dengan sangat indah.

Shuji Nakagawa, the wooden bucket master.

Shuji Nakagawa tidak berhenti untuk berinovasi. Ilmu dalam keluarganya dikembangkan, sehingga dia menguasai teknik ki-oke dalam pembuatan timba, yaitu mendesain timba dengan kayu, tanpa perekat, tanpa lem, keseluruhan timba hanya digabungkan dengan 2 kawat saja. Ini adalah teknik yang luar biasa. Tampak Shuji Nakagawa mengoptimalkan ilmu dan potensi yang dimiliki dengan sungguh-sungguh.

Teknik ki-oke.

Hasil desain timba Shuji Nakagawa membuat saya berdecak kagum, membuktikan bahwa tidak ada profesi di dunia ini yang sepele jika dioptimalkan. Syaratnya satu, kita mau dan bersungguh-sungguh. Anda tidak perlu bisa segalanya, cukup satu bidang saja, seriusi, perdalam. Semakin Anda ahli, makin mahal orang menghargai skill Anda. Jangan bandingkan kekuatan orang lain dengan kelemahan Anda. Saya tidak bisa mendesain timba, tentu saja saya tidak boleh membandingkan kemampuan saya yang sangat minim tentang timba dengan Shuji Nakagawa.

Sebagian kecil karya Shuji Nakagawa.

Oya, sebagai penutup, inilah ucapan Shuji Nakagawa yang sepertinya akan selalu saya ingat, “Mohon maaf, saya bukan orang yang pandai presentasi, maka izinkan saya untuk berbagi inspirasi bukan dari kata-kata, tapi dari tangan dan karya saya.”

Salam Amazing.

TAGS > , , , , , , , , , , ,

  • Free Piano

    Free Piano

    We wanted to share with you the best way impressed I’m in your service and product. I really wanted one to know that am almost certainly going to order extra of my own stuff via you due to their low fee in freight along with the speedy shipping and del…

    Reply

Post a comment