BLOG

Selalu ada Kesempatan Kedua

Dunia ini tersusun atas dua hal yang saling berpasangan dan bertolak belakang. Kaya dan miskin. Besar dan Kecil. Tinggi dan Rendah. Dan berbagai kosakata lainnya. Termasuk di dalamnya ada kegagalan dan keberhasilan. Kegagalan dan keberhasilan adalah dua sisi mata uang yang tak bisa dipisahkan. Ketika kita berusaha, maka potensi keduanya sama besar. Kita bisa berhasil, kita pun bisa saja gagal.

Artinya keberhasilan dan kegagalan adalah potensi yang sudah pasti dalam setiap usaha manusia. Mendapatkan untung milyaran rupiah ataupun rugi ratusan juta sebenarnya adalah hal yang lumrah. Karena keduanya punya peluang yang sama dalam tiap hasil usaha. Maka, seharusnya kita pun telah memprediksi sikap yang kudu kita tempuh. Jika berhasil, kita harus apa. Dan jika kita gagal, kita mau apa.

Sebenarnya Tuhan telah memberikan kita 2 kesempatan dalam tiap usaha kita. Kesempatan pertama adalah ketika kita berusaha sekuat tenaga untuk meraih sesuatu. Membuat proposal, negosiasi, menawarkan harga, presentasi, hingga closing penjualan. Disini keahlian, keuletan dan disiplin kita diuji, supaya meraih hasil terbaik.

Sedangkan kesempatan kedua adalah mensikapi hasil yang telah kita capai. Disini kita dituntut bersyukur jika berhasil dan bersabar ketika gagal. Ingat, keberhasilan dan kegagalan manusia bukan semata karena usaha manusia. Namun disana ada peran Tuhan yang Maha Agung. Rezeki manusia ada di tangan-Nya. Kita hanya berusaha, Tuhan-lah penentunya.

Bisa jadi Anda menawarkan proposal produk Anda kemana-mana, tapi akhirnya tidak diterima. Namun ternyata setelah semua kegagalan yang Anda alami, Anda kemudian ditelepon oleh salah satu perusahaan besar yang akan membeli produk Anda. Padahal Anda tidak pernah mengirim proposal pada mereka. Ini pernah saya alami.

Sebaliknya, Anda optimis bahwa produk Anda akan laku terjual, karena sebuah perusahaan berani memborong produk Anda dalam jumlah besar. Penanda-tanganan kontrak tinggal hitungan hari, namun apa yang terjadi, sehari sebelum hari-H, perusahaan membatalkan proyek, karena pabrik mereka di Jakarta kebanjiran. Semua dana perusahaan digunakan untuk evakuasi dan perawatan alat-alat produksi mereka. Ini kemarin juga saya alami.

Nah, jika kita sekarang sudah paham, selalu ada kesempatan kedua, maka amunisi yang harus kita siapkan juga harus dua. Pertama, cara berusaha sebaik mungkin untuk mengoptimalkan kesempatan pertama. Dan kedua, mental serta hati besar untuk menerima segala hal yang akan terjadi.

Jika kita berhasil, kita mau apa? Apa merasa cukup dengan hasil tersebut atau ingin meningkatkan lagi kualitas yang kita miliki. Sebaliknya, jika kita gagal dan bersabar, kita mau melakukan apa? Terus terpuruk atau bangkit dan mencoba lagi. Setiap manusia sebenarnya selalu memiliki kesempatan kedua. Siapapun. Di tiap usaha apapun.

Selalu ada pilihan, antara berhenti atau lanjut lagi.

Salam Amazing.

TAGS > , , , , , , , , ,

  • Princess Amanda @Princess_Coach9

    Hhhmmhh….membuka cakrawala dan pencerahan bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah..manusia hanya berencana dan berusaha…Allah yg menentukan hasil akhirnya….

    Seneng banget mampir ke web mas dhony…banyak inspirasi….:)

    Reply

Post a comment