BLOG

Pribadi “Kanker”

Istilah kanker sudah tidak asing lagi bagi kita. Siklus sel yang tidak normal ini menjadi pembunuh dengan prosentase 25% di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Kanker merupakan sel yang tumbuh tidak terkendali, kemudian menyerang jaringan sel terdekat di sebelahnya. Kanker akan cepat menyebar, karena bersifat metastasis atau beredar melalui pembuluh darah. Inilah yang membedakan kanker dengan tumor jinak (seperti: tahi lalat) pada manusia.

Kanker diawali dengan mutasi DNA pada sel. Mutasi atau perubahan struktur ini terjadi karena sel terlalu banyak terpapar bahan-bahan yang dapat memicu kanker (karsinogenik). Bisa berasal dari zat kimia (makanan atau minuman), radiasi maupun infeksi yang tidak terobati. Sebagai contoh, saya memiliki rekan yang medapat beasiswa studi ke Jepang. Dirinya memiliki seorang putri. Selama berada di Jepang, sang putri tinggal bersama neneknya di Indonesia. Karena sang nenek tidak mampu memasak sebaik ibunya, sang nenek setiap hari memberi si kecil mie instan. Kita semua tahu, mie instan mengandung banyak MSG yang kurang baik baik kesehatan bila terpapar terus menerus.

Lima bulan berselang, rekan saya harus merelakan si kecil pergi untuk selamanya dari dunia. Dokter mendiagnosa putrinya terkena kanker saluran pencernaan (kolon), akibat terlalu banyak mengkonsumsi mie instan. Zat karsinogenik yang awalnya bisa dinetralisir tubuh si kecil, lama-kelamaan tak tak bisa dikendalikan karena terlalu banyak zat kimia berbahaya yang menumpuk dan tak mampu diurai.

Tentu kita semua tidak ingin tubuh kita dihinggapi kanker. Karena itu mulai sekarang jaga tubuh kita untuk tidak terlalu banyak mengkonsumsi zat-zat karsinogenik. Jaga pola makan dan juga istirahat. Inilah salah satu cara mencegah kanker. Selain itu, kita hendaknya  memperbanyak konsumsi makanan-makanan alami, serta selalu menggunakan zat kimia yang ramah lingkungan. Karena kanker timbul akibat akumulasi pola hidup yang tidak sehat.

Nah, berbicara tentang kanker, Anda tentu pernah bertemu orang dengan karakter yang negatif, seperti mudah marah, tidak menghargai sesama, gila hormat, suka menjilat atasan dan sebagainya. Anda tentu memahami, karakter tersebut tidaklah timbul dengan sendirinya. Namun terjadi akibat akumulasi pengalaman hidup masa lalu. Ketika masa lalunya penuh dengan paparan energi negatif, maka energi negatif itu akan terakumulasi, ibarat sel kanker.

Pages: 1 2

TAGS > , , , , , , , , , , ,

Post a comment