BLOG

Pilih Soulmate Usaha Anda

Beberapa waktu lalu ada rekan saya yang “curhat” mengenai kondisi usahanya. Menurut dia sebenarnya prospek usaha ini bagus, bahkan hasilnya pun memuaskan. Tapi kenapa dari hari ke hari kok dia merasa tidak enjoy, setiap kali datang kekantor gelisah, usaha sudah seperti rutinitas sehari-hari yang menjemukan.

Setelah kita diskusi panjang lebar baru ketahuan sumber kegelisahannya ada di partner usahanya. Partner usahanya dikenal sangat emosional, sering marah, mudah menyalahkan orang. Dan yang sering dijadikan sasaran kemarahan ya rekan saya, kebetulan karakternya bertolak belakang banget, yang satu emosian yang satu kalem dan suka ngalah. Bahkan puncaknya ketika ke kantor kemudian melihat kendaraan partner usahanya rekan saya langsung membatalkan niatnya ke kantor.

Berdasarkan pengalaman saya memilih partner usaha lebih kompleks dari pada memilih karyawan. Ketika kita milih karyawan kemudian keliru, bahkan melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan kita, kita bisa dengan mudah memberhentikannya dan mencari pengganti yang baru karena kitalah ownernya. Tapi kalau memilih partner usaha, dengan posisi yang sama ketika ada salah satu yang melakukan kesalahan sulit menentukan solusinya. saran saya pilihlah partner usaha yang memang kita butuhkan untuk mengisi kekurangan yang  kita punya. Kalau kita handal dimarketing tapi tidak menguasai proses produksi dan pendanaan, maka carilah partner usaha yang menguasai proses produksi dan pendanaan.

Yang berikutnya kenali dulu kepribadian, kebiasaan bahkan track record ketika menjalankan usaha. Yang terakhir tapi yang terpenting, diskusikan sampai tuntas hak dan kewajiban masing-masing, misal tentang pembagian tugas dan fungsi kerja, pembagian hasil usaha, sampai pada pembagian kepemilikan.

Prinsipnya mending “gontok-gontokan” diawal, diskusi alot membahas itu semua daripada bubar ditengah jalan karena serba ketidak jelasan diawal sehingga muncul kercurigaan, merasa paling banyak kerja, dan akhirnya hubungan pertemananpun putus gara-gara status usaha yang tidak jelas. Ketika sudah jelas semua tuangkan dalam surat perjanjian yang legal, biar dijadikan pegangan kedua belah pihak. Selamat menemukan soulmate usaha anda….

Pages: 1 2

TAGS > , , , , , , , ,

Post a comment