BLOG

Motivasi Terbesar…

Steve Chandler dalam seminarnya menceritakan sebuah kisah yang pernah dia alami. Saat itu dirinya sedang mengadakan seminar motivasi. Sebelum seminar itu dimulai, ada seorang manajer yang datang lebih awal awal. Manajer itu berpakaian santai dengan kaus polo berwarna hijau dan celana panjang putih. Pakaian khas untuk bermain golf.

Sang manajer berjalan ke depan ruangan dan berkata,

“Dengar! Seminar Anda tidaklah penting…, saya tidak punya waktu untuk menghadirinya..
Chandler tersenyum dan berujar, “Silakan, Anda boleh meninggalkan ruangan ini sekarang. Tapi sebelum Anda pergi, saya ingin bertanya…mengapa Anda datang lebih awal untuk memberitahu saya bahwa Anda tidak bisa hadir? Pasti ada sesuatu yang ingin Anda ketahui dari saya.”

“Uhm…., ya ada,” Manajer mengaku.

“Saya ingin tahu bagaimana membuat peningkatan di tim penjualan saya. Bagaimana cara mengelola mereka? ”
“Apa hanya itu yang
Anda ingin tahu?”
“Ya, itu saja,” K
ata manajer.
“Ya…, kita bisa menghemat banyak waktu dan saya bisa memastikan Anda mendapat banyak momen luang untuk bermain golf setelah ini. “

Sang manajer dengan penasaran membungkukkan badannya. Dia tampak penasaran dengan jawaban Steve Chandler. Tentu dia ingin segera mengetahui tanggapannya. Apalagi hal ini berhubungan dengan tim penjualannya. Bidang yang selama ini menjadi tanggung jawabnya.

Steve Chandler kemudian berkata, “Kau tidak bisa.”
“Apa?”
“Anda tidak bisa mengatur siapa pun dan apapun. Anda tidak punya kemampuan. Jadi sekarang Anda bisa pergi dan menikmati permainan golf Anda
.”
“Apa?” Tanya manajer. “Saya pikir Anda memberikan seminar motivasi pada orang lain. Tapi ternyata Anda langsung mengatakan saya tidak bisa mengatur apapun. Apa maksud Anda
? “

Steve Chandler kemudian menjawab, “Kami memang memberikan seminar motivasi, khususnya tentang penjualan. Tapi saya melihat Anda sebagai manajer lebih mengutamakan permainan golf Anda daripada memimpin tim penjualan Anda. Bagaimana Anda bisa mengatur tim Anda sedangkan mengatur diri Anda sendiri tidak bisa?”

Sang manajer terdiam. Dia tampak tertegun.

“Pak…, motivasi terbesar bukan berasal dari orang lain, tapi berasal dari diri Anda sendiri.”

Sang manajer kemudian menaruh kunci mobilnya di saku dan duduk di kursi bagian paling depan seminar tersebut. Ya, motivasi terbesar bukanlah dari orang lain, tapi dari diri Anda sendiri.

TAGS > , , , , , , ,

Post a comment