BLOG

Merasa Bodoh

“Stay Hungry, Stay Foolish.” Di tahun 2005 Steve Jobs mengatakan hal tersebut di depan ribuan mahasiswa Stanford. Pidato wisuda itu begitu menginspirasi dunia. Pidato tersebut juga telah mengubah mindset saya tentang ilmu dan keahlian.

Sebagian besar orang-orang sukses yang saya temui memakai prinsip “Tetaplah lapar, tetaplah bodoh.” Orang yang lapar akan berusaha mati-matian untuk memperoleh makanan, sedangkan orang yang selalu berasa bodoh, keingin tahuannya begitu besar, sehingga cepat mendapat ilmu dan meningkatkan keahlian. Tentu kita mengambil sisi positifnya saja.

Ketika saya bertemu dengan Garr Reynolds Sensei di Ikoma, Nara, beliau begitu ramah dan humble, seakan berbanding terbalik dengan gelar profesornya dan buku best seller dunia yang dia tulis. Demikian juga di Indonesia, komunitas akademi trainer yang saya ikuti, serta Jamil Azzaini pendirinya, selalu merasa rendah hati dan ingin tahu dengan materi slide presentasi kelas dunia yang sudah saya pelajari. Bahkan beliau meminta saya untuk segera kembali ke Indonesia untuk mempraktikkan ilmu slide yang baru saja saya dapat di Jepang.

Mengapa sih Pak Dhony jauh-jauh ke Jepang untuk belajar slide presentasi?” Seperti yang sudah saya tulis di atas, saya ingin selalu merasa lapar dan merasa bodoh. Dan benar adanya, disini banyak hal baru tentang slide presentasi yang dulu belum saya kuasai, saya peroleh disini (akan saya tulis di buku “Amazing Slide Design” launch Nopember 2014). Saya ingin membuktikan bahwa merasa lapar dan bodoh itu harus ditebus dengan kesungguhan berkarya dan usaha mencari ilmu meski jauh sekalipun dan memerlukan biaya yang tidak sedikit. Paling tidak, nanti di kehidupan lain, ketika Tuhan bertanya kepada saya, “Untuk apa masa mudamu?” Saya bisa menjawab dengan usaha untuk meraih keahlian desain slide setinggi mungkin.

Dan 28 September 2014, saya akan menghadiri TEDx Kyoto, dimana pembicara-pembicara kelas dunia dengan berbagai skill dan expertise hadir. Kembali lagi, saya harus tetap merasa lapar dan merasa bodoh. Supaya makin banyak ilmu baru yang saya kuasai serta relasi pembicara-pembicara hebat sebagai referensi. Untuk TEDx Kyoto ini, saya akan share secara live interactive di workshop Amazing Slide Presentation, Surabaya.

Saya berharap kita semua bisa terus merasa lapar dan merasa bodoh, supaya kesuksesan kita kian cepat dengan keahlian yang meningkat.

Salam Amazing.

Klik cover buku ini, like facebook page & dapatkan free e-booknya.

Pages: 1 2

TAGS > , , , , , , , , , , , , , ,

Post a comment