BLOG

Mengoptimalkan Presentasi Bisnis

Membaca buku yang ditulis oleh Dhony Firmansyah ini, sama dengan mempercepat waktu pembelajaran Anda untuk bisa mendesain seperti halnya para pembicara kelas dunia.” Merry Riana,  Motivator Wanita No. 1 di Indonesia dan Asia.

Mengoptimalkan Presentasi Bisnis (resensi Amazing Slide Presentation)

Apa yang penting ketika Anda sedang bertemu klien untuk menawarkan produk dan jasa perusahaan Anda? Ciri khusus (fiture) dan manfaat (benefit) produk itu sendiri yang nantinya dirasakan klien Anda namun yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana Anda menyampaikan ciri khusus, manfaat, dan keunggulan produk/layanan Anda dibandingkan produk sejenis (pesaing).

Bagaimana cara penyampaian tersebut dengan baik? Dibutuhkan cara mendesain/mengemas dan men-delivery sejumlah informasi produk ke dalam tools berupa brosur, lefleat, ataupun bahan presentasi yang menarik klien Anda. Bahkan tidak hanya menarik, tetapi juga harus menumbuhkan keyakinan bahwa informasi produk dan layanan yang mereka terima menakjubkan secara konten (produk itu sendiri) ataupun konteks (cara penyampaian, yang di dalamnya temasuk desain slide presentasi yang memukau).

Dhony Firmansyah membantu kita untuk membuat desain slide yang mampu “berbicara”.   Buku setebal 120 halaman ini berisi cara mendesain slide powerpoint yang menggugah diantaranya: penggunaan jenis font, warna slide, gambar, musik, video, dan bagaimana menghidupkan shape dan symbol yang selama ini cukup menjemukan

Seperti apa rasanya jika kita menerima materi dari presenter yang sebagian besar menggunakan powerpoint dengan tampilan yang sangat sederhana. Be-te, alias bosan bukan? Tiga hal yang membuat slide begitu membosankan: 1) Menampilkan semua isi materi pada slide powerpoint dengan tulisan yang penuh, jika ini terjadi maka presenter akan cenderung membaca isi teks.  Hal ini akan mengganggu flow dan jarak dengan audiens. 2) Slide penuh dengan bullet point, ini, menandakan presenter malas untuk membuat slide, bahkan mungkin presenter tidak menguasai isi materi yang disampaikan; dan 3) perpaduan warna yang menyiksa (hal. 7-9).

Menjadi pembicara  adalah mutlak bagi kita memiliki kompetensi berbicara yang menawan.  keahlian ini agar tidak ngalor-ngidul alias ke sana ke mari tidak sistematis, maka harus didukung slide yang “berbicara”.   Agar sistematika baik, alur slide terbagi dalam tiga bagian, yaitu pembuka berisi judul opening mind, dan pemaparan masalah. Isi bercerita tentang analisa masalah dan solusi yang ditawarkan. Kemudian penutup berisi kesimpulan, motivasi, penekanan persuasi, doa, atau renungan.

Penetuan jenis font juga berpengaruh terhadap audiens. Font yang memiliki banyak lengkungan akan mempermudah presenter mempengaruhi audiens, karena berkesan dekat dan bersahabat. Berbeda dengan huruf yang tegak, akan mudah menyinggung audiens apabila ditulis dalam bentuk kalimat perintah (hal. 25).

Warna background yang tepat juga merupakan bagian penting dalam mendesain slide presentasi (hal. 39), warna yang kontras tapi lembut di mata, seperti warna-warna pastel mampu memanjakan mata audiens (hal. 44)

Penggunaan gambar juga mampu merepresentasikan ribuan kata, sedangkan video mampu mengartikan sejuta kata.  ketika sebuah video diputar, hendaknya presenter menghentikan aktivitas berbicaranya sebentar hingga video selesai diputar, dan membiarkan audiens menikmati alur video tersebut (hal. 57).

Para presenter profesional lebih merekomendasikan untuk menggunakan symbol dalam slide presentasi daripada clipart, bahkan dengan shapes, Anda bisa membuka ruang baru untuk menempatkan teks dan menyatukannya dengan image (hal. 71).

Buku ini sangat bermanfaat bagi profesional, guru, dosen, pembisnis, dan pembicara.  Dapatkan manfaat buku ini dan aplikasikan saat Anda akan membuat slide presentasi bisnis, sehingga mendapatkan hasil slide yang memukau.  Selamat mencoba.

Pages: 1 2

TAGS > , , ,

Post a comment