BLOG

Mengapa Saya Harus Menulis?

Beberapa waktu lalu, saat saya berbagi inspirasi di PT. Perkebunan Nusantara XII, Banyuwangi, saya menyebutkan bahwa dalam blog saya, insya Allah setiap hari kecuali Ahad, Anda akan bisa membaca satu tulisan baru. Ya, satu tulisan dalam satu hari. Bukan hanya sekedar tulisan, namun juga memberikan pencerahan dan inspirasi dari apapun yang saya temui setiap hari.

Salah seorang peserta yang kebetulan seorang ibu bertanya, “Kenapa Pak Dhony susah-susah setiap hari menulis? Apakah berdosa Pak kalau dalam satu hari Pak Dhony tidak menulis blog, kan tidak Pak? Lalu apa tujuannya?” Waktu itu, saya berjanji akan menjawab pertanyaan salah satu peserta di blog saya dan inilah jawabannya.

Mengapa saya menulis setiap hari? Ada 4 sebab utama yang bisa saya utarakan:

  1. Salah satu impian saya sebelum berumur 40 tahun adalah saya ingin menginspirasi lebih dari 4 juta orang. Selain dari seminar, training, dan workshop, inspirasi bisa saya berikan melalui tulisan. Dengan menulis setiap hari dan tema yang berbeda, kemungkinan besar semakin banyak orang yang bisa memperoleh pencerahan.
  2. Saya tidak mau materi inspirasi dan motivasi yang saya berikan selama ini hilang begitu saja. Ilmu ibarat binatang buruan, dan menulis adalah tali pengikatnya. Jika saya tidak menulis setiap hari, maka materi inspirasi yang saya miliki bisa hilang begitu saja.
  3. Salah satu materi dalam blog saya adalah perjalanan hidup saya. Mulai dari awal berpijak di dunia motivasi hingga akhir hidup saya. Dengan menulis, saya mencoba mengabadikan jejak langkah saya di dunia. Semoga apa yang saya tinggalkan, andaikata nanti Tuhan memanggil saya, bisa menjadi amal kebaikan yang terus mengalir.
  4. Memang tidak ada keharusan pun dalam agama saya yang mewajibkan kita menulis blog setiap hari. Namun hal ini saya lakukan supaya saya terbiasa untuk menulis, tanpa keterpaksaan dan tanpak tekanan. Memang awalnya, sebelum saya memutuskan untuk menulis blog setiap hari, saya merasa sangat berat untuk menulis. Bahkan ide seringkali menemui jalan buntu. Dengan membiasakan menulis, Alhamdulillah, ada saja ide setiap harinya. Dan ini juga membuat otak kita terlatih untuk lebih peka dan terus belajar. Memang tidak berdosa jika saya tidak menulis, namun saya merasa bersalah jika inspirasi yang saya dapat tidak saya bagi dengan orang lain.

Inilah alasan yang membuat saya terus menulis setiap harinya. Sebagai penutup, saya teringat dengan kata-kata guru jurnalis saya, “Dengan membaca, Anda akan tahu dunia. Dan dengan menulis, dunia akan tahu siapa Anda.”

Pages: 1 2

TAGS > , , , , , , , ,

  • Dimas

    Setelah saya membaca sekilas tentang blog anda “Pemenang Kehidupan” Saya sangat suka akan pesan – pesan yang disampaikan.

    Dan disamping itu saya mempunyai keinginan untuk bekerja menjadi Public Speaker (Trainer/Motivator).

    Reply
    • Dhony Firmansyah

      Terima kasih Mas Dimas, ditunggu kiprah dan eksistensinya sebagai motivator di Indonesia. Ayo terus menginspirasi!!

      Reply
  • Puji Winarsih Soemardy

    Bener,pak…. keinginan untuk menulis klo gk lgsg action sering menemui jln buntu,dn akhirnya males…. ini sangt brpengaruh pula dgn ketrmpilan kt brbcr didpn umum, krn dgn tdk trlatihnya menulis, bahan pmbcraan kt sering blank tiba2… so, emg berat unt memulai menulis, tp stlh dpt inspirasi ini, pengen ahhh menjiplak semangat mootivatorku unt luangkan waktu sejenak bt menulis… cmn blm brni ke blog… msh save bt sndri aja… yg penting brni memulai menulis dulu

    Reply

Post a comment