BLOG

Membuat Grafik Bercerita

Ketika Anda menyampaikan presentasi, audiens akan memperhatikan semua yang Anda visualkan. Mulai dari penampilan Anda, gerak-gerik Anda, hingga media presentasi yang Anda tunjukkan. Dalam menyampaikan media presentasi, salah satu faktor yang bisa meyakinkan audiens akan presentasi Anda adalah saat tampilnya data dan fakta. Dan salah satu teknik menyampaikan data adalah dengan grafik. Akan tetapi, tidak banyak presenter yang mampu menceritakan konten grafik. Sebagian besar menampilkan grafik dan simpulannya begitu saja. Padahal jika dieksplor lebih dalam, seorang presenter bisa membuat grafik bercerita. Seorang presenter juga bisa menarik perhatian audiens melalui grafik yang ditampilkan.

Dalam artikel ini saya mengutip penjelasan dari Sara Mcguire tentang bagaimana membuat grafik bercerita di blog Contently. Bagaimana teknik membuat grafik bercerita? Berikut tips presentasinya:

1- Menampilkan grafik yang menunjukkan pencapaian atau prestasi

Jika Anda ingin bercerita, mulailah dengan sesuatu yang menggairahkan, bersemangat, membuat orang lain ikut tergerak. Grafik yang selama ini hanya dianggap sekedar menampilkan data, bisa Anda ubah sudut pandangnya sebagai alat untuk menunjukkan pencapaian seseorang atau sebuah perusahaan. Dari situ Anda bisa menarik kisah tentang langkah-langkah perusahaan tersebut bisa sukses dalam meraih sebuah target. Berikut adalah contoh grafik pencapaian Twitter. Contoh tersebut menunjukkan data pengguna yang luar biasa progressnya.

2- Menampilkan grafik yang fokus pada perbandingan

Jika data yang ingin Anda tunjukkan adalah perbandingan, alangkah lebih baiknya Anda menggunakan grafik batang. Grafik ini memudahkan audiens melihat nilai grafik sekaligus membandingkannya. Data label di atas grafik membuat audiens mampu mengerti hanya satu kali baca. Berikut contohnya:

3- Membuat grafik sebagian menjadi simpulan keseluruhan

Jika waktu presentasi Anda pendek, namun Anda masih harus menampilkan banyak tabel dan grafik. Maka untuk memudahkan transfer knowledge Anda, Anda cukup menampilkan grafik dengan kesimpulan di bagian judulnya. Hal ini akan menyingkat waktu Anda menjelaskan grafik, sekaligus membuat audiens menyimpulkan grafik sesuai dengan simpulan Anda.

4- Menunjukkan kesamaan

Grafik di bawah ini menunjukkan profit dari 3 perusahaan: A, B dan C. Jika Anda perhatikan ketiganya, maka perusahaan dengan keuntungan terbesar adalah perusahaan C. Setelah itu mungkin perusahaan B. Baru A. Warna grafik juga disamakan. Ini membuat audiens lebih memahami. Satu lagi, ukuran grafik disesuaikan dengan laba masing-msing. Hal ini memudahkan audiens memahami slide Anda hanya dengan sekali lihat saja.

5- Menampilkan grafik yang menunjukkan timeline

Biasanya kita menunjukkan timeline melalui diagram. Namun sebenarnya, kita pun juga bisa bercerita tentang sejarah perusahaan misalnya, dari timeline yang ditunjukkan melalaui grafik. Khususnya tampilan chart dengan variabel waktu. Dengan menampilkan grafik ini, kita bisa dengan mudah menarik intisari grafik dan membuat grafik bercerita. Ini contohnya:

Nah, itulah tadi 5 teknik membuat grafik Anda bercerita. Moga artikel ini manfaat bagi Anda.

Bagi Anda yang ingin belajar tentang infografis dan videografis, saya dan tim Kreasi Presentasi siap membantu Anda di Workshop Infografis Amazing Slide Infographic dan Workshop Videografis Amazing Slide Videographic. Silakan hubungi Bu Isti di 0857 3333 0407 untuk penawaran istimewa.

Salam Amazing.

 

TAGS > , , , , , , , , , , , , ,

Post a comment