Memahami Bisnis Model Kanvas

Seminggu yang lalu saya mengikuti Grounded Business Coaching (GBC) yang dipandu oleh Dr. Imam ElFahmi, founder GBC sekaligus licensed international integrated business dari Texas, Amerika. Salah satu hal yang saya pelajari disana adalah bagaimana memahami bisnis model kanvas.

Bisnis model kanvas adalah tampilan visual sebuah tabel yang menunjukkan komponen penunjang bisnis seperti value produk, infrastruktur yang diperlukan, kustomer dan keuangan (Wikipedia).  Memahami bisnis model kanvas berarti memahami 9 kotak komponen struktur bisnis. Memahami 9 hal ini sangat penting bagi Anda yang akan membangun bisnis baik itu dalam skala kecil maupun besar. Apalagi jika Anda baru akan memulai bisnis. Memahami bisnis model kanvas berarti meminimalisir kegagalan dalam bisnis, karena menurut riset, lebih dari 50% bisnis gulung tikar sebelum berusia satu tahun. Ingin tahu bagaimana membaca dan memahami bisnis model kanvas? Berikut penjelasannya:

1- Value Proportion

Kolom value proportion berisi tentang apa-apa yang Anda unggulkan dari produk Anda. Nilai apa yang ingin Anda tunjukkan di depan kustomer. Apa saja solusi yang Anda berikan pada mereka yang membutuhkan. Apa saja keuntungan kustomer jika membeli produk Anda. Jika Anda mampu menjawab pertanyaan tersebut, dipastikan produk Anda memiliki kualitas yang tinggi dan memang diperlukan kustomer.

2- Tentang Kustomer Anda

Kolom kustomer ini terdiri dari 3 bagian, kolom inilah yang akan menghasilkan revenue atau pendapatan untuk bisnis Anda. Untuk memahami bisnis model kanvas yang harus Anda jawab di kolom ini, yaitu:

  • Customer segment

Di kolom ini yang harus Anda jawab adalah, siapa kustomer Anda? Berapa rentang usianya. Pendidikannya. Pendapatan bulanannya. Kebutuhan mereka akan produk Anda. Kebaikan yang mereka dapatkan dengan memakai peroduk milik Anda. Semakin banyak data dan makin detail Anda menjelaskan kustomer Anda, maka produk Anda akan memiliki segmentasi kustomer yang jelas.

  • Channel

Setelah Anda mampu menjawab kolom customer segment, berikutnya adalah channel atau saluran. Bagaimana value Anda bisa tersalurkan dengan baik kepada kustomer Anda. Media promosi apa saja yang akan Anda gunakan. Mengapa Anda menggunakan media tersebut. Sampai berapa efektifitas media promosi Anda dan lain sebagainya yang bisa menjawab tersampainya value produk Anda kepada customer segment.

  • Customer Relationship

Yang terakhir dalam kolom kustomer untuk memahami bisnis model kanvas adalah customer relationship atau hubungan dengan kustomer. Setelah Anda mampu menjawab kolom channel, bisa diartikan kustomer sudah mengenal produk Anda, nah bagaimana melanjutkan hal tersebut, dari yang belum kenal menjadi kenal, dari yang kenal menjadi closing, dari yang sudah closing jadi repeat order. Nah, inilah customer relationship atau membangun hubungan dengan klien. Jika Anda mampu melakukannya dengan baik, kustomer Anda akan menjadi channel promosi Anda juga.

3- Tentang Infratruktur Anda

Berikutnya adalah tentang infrastruktur Anda, pendukung internal bisnis Anda. Untuk menyempurnakannya berikut 3 kolom yang harus Anda isi:

  • Key Activities

Apa saja aktifitas yang harus Anda lakukan untuk menyempurnakan value dalam produk Anda. Bagaimana membesarkan value produk Anda. Bagaimana supaya nama produk Anda dikenal secara online dan offline. Isilah kolom ini untuk mengenal lebih jauh hal-hal penting yang harus Anda lakukan.

  • Key Resources

Sumber daya apa saja yang Anda butuhkan untuk membesarkan produk Anda. Bisa berupa benda maupun manusia. Misalnya untuk membesarkan nama Amazing Slide Presentation, seri pelatihan Slid-ex, resource yang saya butuhkan adalah sumber daya materi maupun sumber daya manusia. Sumber daya materi misalnya, dana, koneksi internet, website, tools pelatihan, seri buku Amazing Slide dan sebagainya.

  • Key Partners

Yang terakhir untuk diisi dalam memahami bisnis model kanvas adalah key partner atau rekan kunci dalam membesarkan nama produk Anda. Misalnya untuk Workshop Infografis Amazing Slide Infographic, key partner saya adalah para associate trainer, tim Kreasi Presentasi, tim support desain dan website, tim support tools training dan sebagainya.

Perlu Anda pahami bahwa 3 hal yang baru saja saya jelaskan ini akan menimbulkan cost atau biaya dalam produk Anda. Maka pastikan cost lebih kecil dari revenue sehingga menghasilkan profit.

Nah, itulah pembahasan saya tentang memahami bisnis model kanvas, konsep paling mutakhir untuk memahami bisnis dan produk Anda. Pastikan Anda memahaminya sebelum mengeksekusi langkah bisnis Anda.

Salam Amazing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ISI DULU YA * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.