BLOG

Mau jadi Hebat? Harus bisa Menulis

Tiada hari tanpa menulis. Ya, saya ingin setiap hari saya meluangkan waktu untuk menulis. Saya ingin menulis sama pentingnya dengan makan, mandi, minum dan beribadah. Mengapa demikian? Sudut pandang manusia tentang kesenangan pasti berbeda-beda. Inilah sudut pandang saya. Saya ingin menulis bukan lagi sekedar hobi dan kesenangan, namun lebih menjadi sebuah kebutuhan. Karena dengan menulis apa-apa yang ada dalam benak saya, pikiran saya, ide saya, uneg-uneg saya yang tidak mampu saya utarakan pada sesama, akhirnya bisa tertumpah.

Apalagi dengan menulis kita bisa menghasilkan berbagai karya yang dahsyat. Buku-buku best seller lahir dari tangan para penulis brilian. Bukan hanya menjadi pemasukan pasif dengan royalti buku, namun juga jadi pemasukan aktif dengan seminar, pelatihan, workshop penulisan dan sebagainya. Lalu mengapa ada sebagian orang yang kurang suka menulis? Jawabannya bisa beraneka ragam. Tapi intinya, memang kesenangan tidak bisa dipaksakan dalam waktu singkat. Namun kesenangan bisa dibiasakan. Yang awalnya malas, ragu, enggan, jika dibiasakan menjadi terbiasa lalu akhirnya ketagihan. Contoh negatif, narkoba kan demikian.

Jika Anda ingin menjadi orang hebat. Menulis adalah salah satu syarat mutlak. Ah…masa harus bisa menulis? Hehe…, boleh jadi Anda mengatakan demikian. Tapi fakta sejarah membuktikan bahwa orang-orang hebat di dunia ini dikenang lewat tulisan. Anda tahu Helen Keller? Kisahnya sebagai wanita buta dan tuli mampu menginspirasi dunia. Dia belajar memahami alam sekitar dengan seorang guru keahlian luar biasa yang bernama Anne. Untuk menjelaskan sesuatu, Anne menyentuhkan jari-jari Hellen ke benda tersebut. Misal air, maka jemari Hellen akan disentuhkan ke air. Untuk pengucapannya, Hellen meraba bibir Anne dan mengingat cara pelafalannya. Kisah Hellen ini menginspirasi dunia. Buku karyanya menjadi best seller internasional dan diterjemahkan ke lebih dari 10 bahasa.  Jika Hellen Keler dengan keterbatasannya saja bisa, apalagi Anda.

Nah, guru menulis saya selalu mengatakan, asahlah tulisanmu dengan melatihnya setiap hari. Karena tanpa diasah, pisau pun bisa tumpul, apalagi tulisan. Dan yang paling luar bisa, beliau mengatakan kepada saya, “Dengan membaca, Anda akan mengenal dunia. Namun dengan menulis, dunia akan mengenal siapa Anda.”

Pages: 1 2

TAGS > , , , , , , , , , , , , , , ,

  • Asiswari

    Jadi semangat menulis lg..

    Reply
  • Moh. Bahrul Ulum

    Saya sangat suka dengan gorensan tinta bapak, yang mampu membuka jendela yang tertutup. makasih.

    Reply
  • Princess Amanda @Princess_Coach9

    Tambah semangat untuk menulis….

    Reply
  • anita triana

    pengin menulis lagi..

    Reply

Post a comment