BLOG

Marah tidak Menyelesaikan Masalah

Suatu saat mungkin Anda sudah terlalu penat dengan pekerjaan di tempat kerja. Ketika Anda pulang ke rumah, anak-anak dan keluarga meminta lebih dari Anda. Bisa jadi si kecil ingin main bareng. Atau pasangan Anda ingin berbicara empat mata tentang problem keluarga. Tentu ini semua adalah hal yang penting, akan tetapi bisa jadi suatu ketika Anda khilaf dan hilang kendali.

Saya pun pernah mengalami hal ini. Kebetulan beberapa waktu lalu, putri saya Nada Kumiko menginap hampir seminggu di rumah Ibu saya. Dia tampak gembira, hingga saya menjemputnya. Pekerjaan yang menumpuk dan rasa lelah yang luar biasa menghampiri saya sewaktu di rumah. Waktu menunjukkan jam 20 malam, saatnya si kecil untuk tidur. Saya pun meminta istri saya, Nada dan si kecil Isam Naoki untuk beristirahat, sementara saya harus mulai mencicil pekerjaan malam itu. Namun apa yang terjadi? Malam itu Isam rewel, tidak bisa tidur. Salah satu penyebabnya adalah Sang kakak, Nada yang mengusilinya. Dirinya pun tidak mau memejamkan mata.

Saya berulang kali meminta Nada untuk beristirahat dan berhenti mengganggu adiknya. Dan berulang kali pula Nada melakukan hal yang sama. Hal ini membuat saya marah padanya. Namun apa yang terjadi? Air mata mulai meleleh di pipi Nada, dan dia kemudian berkata, “Abi… aku mau di Mbah Uti saja. Aku ga mau di rumah.” Ya Allah… apa yang sudah aku lakukan. Aku tak pantas marah, pada buah hatiku yang memang tidak tahu mana yang benar dan mana yang salah. Astaghfirullah.

Segera kemudian saya peluk Nada, Saya pun meminta maaf padanya. “Maafin Abi ya Nak…, Abi cuma ingin Nada tidur, jangan ganggu adek Isam. Mbak Nada anak baik ya Nak…” Nada pun menganggukkan kepala dan balas memeluk saya. Saya mengajaknya tersenyum, Nada pun membalas dengan senyuman. Dia mulai memejamkan mata. Tak terasa…, dalam pelukan saya, Nada pun tertidur. Saya keluar kamar sambil terus beristighfar. Membuka laptop dan melanjutkan pekerjaan.

Malam itu saya mendapat pelajaran berharga, seberat apapun masalah Anda, janganlah marah. karena marah tidak menyelesaikan apa-apa. Justru diri Anda akan penuh dengan energi negatif dan dijauhi orang-orang terdekat. Ya Allah…, lindungilah dan jauhkanlah hamba-Mu ini dari marah yang membutakan hati. Amiin.

Salam Amazing.

TAGS > , , , , , , , , , , , , , , , ,

  • kuma

    Trimakasih atas kesabaranmu ya abi sayang. Anak-anak butuh kasih sayang kita. Love u

    Reply

Post a comment