BLOG

Kepalsuan Wajib Presenter

Sebagai seorang presenter, pemateri presentasi maupun trainer, Anda wajib untuk terlihat sempurna di hadapan audiens. Padahal Anda juga manusia biasa, yang selalu menghadapi masalah baik materiil maupun moril. Di saat tekanan yang sedemikian besar, problem yang terus menerus, sedangkan besok Anda harus presentasi, maka Anda seakan wajib mengabaikan segala problem yang ada dan fokus pada presentasi. Artikel ini bukan bermaksud untuk menampilkan kepalsuan di depan audiens. Namun untuk menyadarkan bahwa seorang presenter wajib memberikan yang terbaik di depan audiens, apapun problem yang baru saja dia alami. Anda harus tetap mengutamakan audiens dibanding diri Anda sendiri.

Audiens tidak peduli apa materi Anda siap atau tidak, listrik rumah Anda tadi malam padam atau tidak, keluarga Anda dililit hutang atau tidak, yang mereka tahu, mereka hadir di tempat presentasi untuk menerima materi terbaik dari Anda. Nah, sebagai orang yang berprofesi di bidang presentasi, tentu Anda pernah mengalami suka duka dalam persiapan presentasi. Anda harus senyum meski pahit. Anda harus gembira meski duka. Mungkin ada yang bilang ini adalah kepalsuan, tapi di sisi lain ada yang bilang ini adalah profesionalitas kerja. Profesionalitas ini wajib. Kepalsuan ini perlu. Jika karena satu dan lain hal persiapan presentasi Anda kurang matang, maka ini kepalsuan wajib presenter yang harus Anda lakukan, sehingga kondisi presentasi Anda tetap prima:

Kepalsuan Penguasaan Materi

Materi adalah kunci berbobotnya presentasi. Dengan penguasaan materi, presentasi Anda akan kian memukau. Ada saatnya memang Anda dalam kondisi kurang fit untuk menguasai materi, jika ini yang terjadi maka ada dua cara, yang pertama gunakan media presentasi sebaik mungkin. Powerpoint atau Keynote memiliki fasilitas presenter notes dan fasilitas tampilan layar presentasi selanjutnya (presenter view). Dengan mengetahui catatan presenter dan slide selanjutnya, Anda bisa merangkai kalimat per kalimat presentasi Anda dengan baik, sehingga seolah menguasai materi.

Cara kedua adalah dengan memperbanyak sharing pengalaman dan storytelling tentang berbagai hal yang berhubungan dengan presentasi Anda. Kita semua tahu semua orang suka cerita dan semua orang lebih ingat cerita dibanding materi yang definitif. Termasuk Anda sebagai presenter. Ungkap pengalaman Anda, sharing dengan audiens dan minta pendapat mereka. Ini membuat forum lebih hidup sekaligus meminimalisir penguasaan Anda terhadap materi presentasi.

Presenter Notes & View, cara jitu penguasaan materi presentasi.

Kepalsuan Interest dan Senyum

Pages: 1 2

TAGS > , , , , , , , , , , ,

Post a comment