Jaw Dropping Moment

Ada banyak cara membuat presentasi kita menarik. Salah satunya adalah saat audiens menjatuhkan rahang atau disebut juga “jaw dropping moment“. Audiens akan merasa terkejut atau terkesima dengan presentasi kita. Jaw dropping moment atau saat audiens menjatuhkan rahang, terjadi ketika seorang presenter menampilkan sesi presentasi yang mengagumkan menurut mereka. Carmine Gallo dalam buku “Talk Like TED”, menyebut bahwa keberadaan jaw dropping moment akan membuat audiens mengingat isi presentasi kita jauh lebih lama karena efek kejutannya benar-benar masuk ke alam bawah sadar manusia.

Saya akan memberikan tiga contoh jaw dropping moment yang dirancang dengan baik oleh presenter. Yang pertama, adalah presentasi Steve Jobs saat memperkenalkan Macbook Air di tahun 2008. Steve Jobs mengawalinya dengan membandingkan ketipisan macbook dengan laptop lainnya. Terbukti dengan tampilan visual (slide presentasinya), Macbook Air jauh lebih tipis. Namun tidak berhenti disitu, Steve Jobs kemudian membawa amplop ke depan audiens, lalu membuka amplop tersebut. Ternyata di dalam amplop terdapat laptop Macbook Air. Sungguh momen yang luar biasa. Jaw dropping moment terjadi disini. Audiens bertepuk tangan dengan klimaks presentasi Steve Jobs. Berikut adalah fotonya, klik gambar untuk cuplikan videonya:

Yang kedua adalah presentasi Bill Gates di TED tahun 2009. Saat itu Bill Gates menjelaskan tentang programnya yang telah berhasil menurunkan angka kematian akibat penyakit malaria di Afrika. Kita semua tahu bahwa penyakit malaria dibawa oleh nyamuk Anopheles sebagai media penyebarannya. Gigitannya mematikan. Ternyata, di forum tersebut, Bill Gates membawa toples yang berisi beberapa nyamuk, lalu kemudian dilepaskan ke tengah audiens. Sambil mengatakan, “Biarkan mereka terbang di dalam auditorium ini sebentar, tidak ada alasan bahwa penyakit malaria harus selalu dialami oleh orang miskin.” Jaw dropping moment tersebut membuat wajah audiens beraneka ragam, ada yang seakan tak percaya, ada yang tersenyum bahkan tertawa. Momen presentasi Bill Gates ini benar-benar memukau audiens yang ada. tak terlupakan (klik gambar untuk melihat videonya).

Yang ketiga adalah presentasi dari Dr. Jill Bolte Taylor di forum TED yang menjelaskan tentang fungsi kerja otak. Selama ini untuk melihat fungsi kerja otak dan tulang belakang manusia kita menggunakan media animasi. Alih-alih menggunakan media, Dr. Jill membawa otak sesungguhnya ke event presentasi tersebut, sebuah jaw dropping moment yang menggemparkan audiens (klik gambar untuk melihat videonya).

Nah.., lalu bagaimana membuat jaw dropping moment dalam presentasi kita? Bukan dengan membuka laptop lalu langsung membuat slide presentasi. Namun, dengan membuat alur presentasi, sketsa slide, hingga narasi setiap slide presentasinya. Jaw dropping moment adalah klimaks dari presentasi Anda. Bagi saya, saat audiens menjatuhkan rahang mereka adalah ketika saya memperlihatkan before after slide presentasi infografis dalam workshop Amazing Slide.  Berikut contohnya:

Cobalah untuk menemukan konten presentasi Anda yang paling menarik. Konsultasikan dengan para ahli, supaya presentasi Anda memiliki nilai plus yang tak terlupakan. Sedangkan untuk media, Anda pun bisa berkonsultasi dengan saya dan tim Kreasi Presentasi untuk optimasi media presentasi yang tak terlupakan. Silakan kontak Bu Isti untuk kerja sama lebih lanjut di 0857 3333 0407.

Semoga artikel ini bermanfaat, dan salam Amazing.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ISI DULU YA * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.