Interval untuk Ide Baru

Hampir sebagian besar waktu saya tiap hari habis untuk belajar tentang desain slide presentasi. Mengoptimalkan setiap fitur software, maupun menyempurnakan seri pelatihan saya, Amazing Slide Presentation maupun Amazing Slide MiniMAX. Sebagai manusia biasa, terkadang saya pun mengalami titik jenuh.

Apa itu titik jenuh? Saya akan coba beri analogi sederhana. Pernahkah Anda membuat minuman manis? Jika pernah, tentu kita paham bahwa sebagian besar minuman manis terbuat dari air dan gula. Gula dimasukkan dalam air kemudian diaduk dan larut. Makin banyak gula, makin manis. Tahukah Anda, ada suatu waktu gula ditambahkan dan tidak lagi larut, meski diaduk berkali-kali? Nah, itulah titik jenuh. Jika ini pernah terjadi pada diri Anda, yang seharusnya Anda lakukan adalah rileks, lepaskan semua beban yang ada, refreshkan pikiran dan hati. Inilah yang disebut Ma (bahasa Jepang) atau interval untuk ide baru.

Ada yang menyebut “Ma” dengan refreshing, rekreasi, relaksasi ataupun pit stop. Inti dari “Ma” adalah memberikan jeda sejenak bagi pikiran dan hati kita untuk cool down. Ibarat mesin pabrik, dihentikan dulu untuk diservis. “Ma” memberi kesempatan bagi pikiran dan hati untuk menerima banyak ide baru, saran, kritik maupun evaluasi. Jadi jika ada rekan yang sulit diingatkan, keras hati, tidak mau minta maaf meski sudah berjanji, ajaklah dia untuk melakukan “Ma”, boleh dengan menjalani hobi, boleh dengan jalan-jalan, menikmati pemandangan, bahkan meditasi. Slow down sejenak, meninggalkan kesibukan bisnis dan tekanan target.

Saya pun melakukan “Ma” kemarin, dengan keluarga berkunjung ke rumah orang tua. Meninggalkan kesibukan saya yang sehari-harinya berhadapan dengan slide dan materi presentasi. Dengan bermain seharian bersama anak-anak, memanjat pohon belimbing, bernyanyi bersama anak-anak di mobil, kejar-kejaran dengan si kecil dan kucing peliharaan, ternyata mampu menghilangkan kepenatan diri dan akhirnya saya mendapat banyak ide baru. Lelah? Ya, secara fisik kita pasti lelah. Namun secara pikiran, kita bisa fresh. Inilah interval untuk ide baru.

Saya belajar teori “Ma” dari buku Presentation Zen Design. Saya pun belajar praktik “Ma” dari keceriaan anak saya ketika bersekolah di Igaya Youchien Jepang. Kreatifitas dan inovasi anak-anak disana luar biasa. Salah satu sebabnya adalah mereka bermain sambil belajar. Gembira dan ceria dalam melakukan sesuatu.

Istri dan putri saya di lapangan bunga cosmos di samping Igaya Youchien.

Nah, jika Anda pernah mengalami hal yang sama dengan saya, jenuh karena aktifitas keseharian, maka cobalah “Ma”. Tutup laptop Anda. Kunci ruang kantor. Keluarlah sejenak. Refreshkan diri Anda, mainlah bersama anak-anak, putarlah acara tivi kesayangan, dengarkan lagu-lagu dan berdedanglah, tersenyum dan tertawalah lepas. Saya yakin, dengan ini kita semua bisa kembali menjernihkan pikiran dan hati yang telah jenuh dan menemukan interval untuk ide baru.

Salam Amazing.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ISI DULU YA * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.