BLOG

Indahnya Ramadhanku (cerpen 200 kata)

Kupacu sepeda motorku melewati jalan raya yang cukup padat. Di tengah klakson dan deru mesin yang saling bersaing. Waktu sudah menunjukkan pukul 17.28 WIB. Kurang tiga menit lagi lantunan syair indah buka puasa akan berkumandang. Aku mengamati sekeliling ruas hingga bahu jalan. Tidak sedikit pengendara yang berhenti. Mereka bersama-sama menepi. Bergantian mengambil takjil. Berupa makanan ringan dan air mineral.

Sambil menanti bedug Maghrib, setiap orang saling melempar senyum satu sama lain. Mereka juga berjabat tangan, hingga bercengkrama akrab dengan sosok manusia yang sama-sama baru dikenalnya. Ikatan iman-lah yang menyatukan semua. Ya Allah, indahnya Ramadhan. Benar sabda Rasulullah, andaikan setiap bulan adalah Ramadhan, momen keakraban seperti ini akan selalu ada. Rasa kemanusiaan berakar keimanan dan berbatang cinta kasih untuk saling berbagi pasti kian berbunga.

Sekejap kemudian,aku sudah sampai di gerbang rumah. Kubuka daun pintu pondok mungilku, sambil mengucap salam,

“Assalamu’alaikum…”,

Kulihat wajah istriku yang besemu merah tersenyum menjawab salamku,

“Wa’alaikum salam Abi…”

Pages: 1 2

TAGS > , , , , , , , ,

Post a comment