Dunia Berbeda

Dalam kehidupan, profesi apapun yang kita jalani adalah pilihan. Termasuk apa-apa yang saya jalani saat ini. Ketika saya memutuskan untuk berwirausaha, saya merasakan dunia yang berbeda dibanding ketika saya menjadi karyawan. Jika saat menjadi karyawan kita dibatasi jam kerja, berbanding terbalik ketika berwirausaha. Batas jam kerja itu tampak tidak ada. Ketika jam kerja berlangsung, kita dituntut untuk bisa bekerja sama dengan karyawan, ketika jam kerja usai kita dituntut untuk menemukan ide-ide baru, berinovasi, bersilaturahmi hingga bercengkrama dengan keluarga dan buah hati.

Dunia berbeda ini juga saya rasakan ketika audiens saya berubah. Yang dulunya mahasiswa dan pelajar, saat ini di dunia kerja dan profesional. Yang dulunya seputar pendidikan dan karya ilmiah, menjadi dunia para spesialis, para ahli dan profesional di bidangnya. Ini juga memaksa saya untuk terus naik level. Mendalami problem lebih jernih, hingga memberikan solusi sesuai keahlian audiens. Membimbing audiens di workshop slide profesional Amazing Slide Presentation hingga visualisasi data dan infografis di Workshop Amazing Slide Infographic.

Setiap hari, kita akan memasuki dunia yang berbeda. Saat bangun tidur, artinya kita siap untuk menjalani dunia berbeda dari kemarin. Dunia berbeda ini tak bisa diprediksi, kita tak tahu bagaimana ujungnya, bagaimana endingnya. Yang patut kita siapkan adalah perencanaan matang, strategi dan aksi untuk menjalani hari.

Dalam sekup yang lebih luas, tiap tahun yang berganti adalah dunia yang berbeda pula. Dengan tahun yang berubah, tiap orang punya target baru, kadar kesuksesan yang berbeda dan proses menjalani yang berbeda pula. Dunia baru ini adalah keniscayaan, tiap hari, tiap jam dan tiap waktu kita harus siap dengan dunia berbeda.

Jika mau mencakup kehidupan yang lebih luas lagi, saat ini kita berada di dunia dan bersiap untuk memasuki dunia berbeda, alam kubur dan alam akhirat. Dunia yang tidak kita ketahui seperti apa bentuknya, seperti apa wujudnya dan seperti apa kita disana. Sudah saatnya kita merenung sejenak. Bukan sekedar memikirkan impian dan masa depan, tapi kesiapan kita memasuki dunia berbeda. Semoga Allahu Robbi selalu membimbing kita untuk siap memasuki dunia berbeda sehingga rewards yang manis akan kita dapatkan kelak.

Salam Amazing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ISI DULU YA * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.