BLOG

Diaz, Dokter yang Kuliah di AS

Oleh: Diaz Adi (Sahabat saya, seorang dokter yang saat ini kuliah di Amerika Serikat)

Sudah hampir 10 tahun saya kenal dengan bapak ini, mas Dhony namanya. Beliau adalah guru sekaligus inspirator pertama saya. Salah satu milestone perubahan terpenting dalam hidup saya. Kalo boleh saya umpamakan, Beliau ini seperti Tjokroaminoto yang melahirkan orang orang hebat seperti Nasir, Soekarno dan Aidit. Cuma beliau lebih spesifik dan berideologi. Tidak sedikit mereka yang akhirnya meninggalkan beliau. Yup, penghebatan diri itu berat. Pilihan ini mempunyai konsekuensi yang besar. Tidak semua orang bisa bertahan.

Pada saat itu, sahabat perjuangan saya adalah Bayu Airlangga dan Roh Jibril. Walaupun jalan takdir akhirnya terpaksa memisahkan kami semua, persis seperti cerita Tjokroaminoto tadi.

Singkat kata, setelah jadi laboran di Unair, beliau akhirnya memutuskan jadi full trainer sekitar 2-3 tahun lalu. Sekali lagi decision yg sulit untuk menggapai impian. Walaupun pada akhirnya saya juga harus melakukan decision semacam itu juga untuk pergi ke Amerika. Big dream butuh ketegasan dalam mengambil decision. Juga pengorbanan. Seperti yang anda lihat sekarang, decision itu, akhirnya memberikan kesuksesan yg luar biasa untuk beliau. Materi dan kepuasan batin tentunya. Keren lah..

Terakhir kali saya kerja bareng beliau di Islamic Mega Training, entah tahun berapa saya lupa. Pada saat itu beliau masih kurang ‘nendang’ sebagai trainer. Saya ingat sekali betapa monotonnya beliau. Untuk orang seukuran saya yang mengamati dunia training dan pelatihan, beliau berpotensi, tapi kurang latihan. Seperti sebagian besar orang ketika mulai berbicara di depan umum. Tidak sebaik ketika beliau memberikan diskusi secara privat. Ajibnya, Tidak beberapa lama setelah itu, kemajuan pesat luar biasa saya lihat pada saat beliau memberikan acara pelatihan workshop jurnalistik di Unair. Gokil!! Salah satu bukti dari learning curve eksponensial. Siapapun anda, se”newbie” apapun anda, dengan kerja keras dan kemauan, PASTI akan bisa mendapatkan apapun yang diimpikan. Tidak perlu banyak kata, He is the proof!

Saya tidak tahu tepatnya berapa banyak buku yang beliau tulis hingga saat ini. Namun ketika dulu beliau meminjamkan, walaupun belum saya balikin -semoga lupa- :p, salah satu buku pertamanya “Menjadi Pemenang Kehidupan” untuk saya review. Cuma satu kalimat dari saya “What a great book“. Buku ini walaupun tidak seberat 7 Habit dari Stephen Covey. Tapi sama kuatnya dengan buku buku motivasi dari John C Maxwell. Spirit metanoia (trans: Perubahan) kerasa banget dalam buku ini. Tidak terkejut, karena beliau bagaimanapun juga adalah orang pertama yang bertanggung jawab membuat saya sampai seperti hari ini.

Pages: 1 2

TAGS > , , , , , , , , , ,

Post a comment