BLOG

Bersabar Menuju Sukses

Bila Anda ditanya, ada 3 orang yang kaya, pertama karena mendapat warisan, kedua karena memperoleh undian dan ketika karena kerja keras, mana diantara ketiga orang itu yang bisa disebut sukses? Tentu jawabannya adalah orang ketiga, kaya karena bekerja keras.

Bekerja keras tidak memerlukan waktu yang singkat. Perlu belajar tentang keahlian, terus berlatih dan menghadapi berbagai tantangan. Ini semua memerlukan pengorbanan, baik harta, tenaga maupun pikiran. Dan yang pasti tidak ada kerja keras berbuah sukses secara instan. Tanpa berlatih, hari ini bekerja, langsung menjadi ahli dan kaya mendadak keesokan harinya. Tidak mungkin. Semua butuh proses. Dan proses ini menuntut kita untuk bersabar.

Saya memberi beberapa contoh, Tantowi Yahya misalnya. Sebelum menjadi presenter sukses, dirinya pernah bekerja sebagai resepsionis di hotel Indonesia di tahun 82. Di era 90-an dia mulai berkarir di dunia hiburan. Karirnya sempat jatuh bangun. Meski demikian dirinya terus bekerja keras untuk meraih keahlian berbicara.

Dirinya berguru pada para seniornya seperti Koes Hendratmo, Bob Tutupoli, dan Ani Sumadi. Dengan ketelatenan, di antara tahun 2003 hingga 2008 dia mendominasi ikon presenter terbaik. Dan hingga saat ini Tantowi Yahya dikenal sebagai presenter termahal di Indonesia. Dengan kontrak sekitar 1 milyar per pekan.

Rentang tahun 90-an hingga tahun 2003 bukanlah waktu yang singkat. Namun dengan kesabaran dan keuletan kesuksesan bisa diraih.

Di luar negeri kita mengenal Depapepe. Grup musik instrumen gitar asal negeri sakura. Sebelum tahun 2000, Depapepe berkarir sebagai pengamen jalanan. Berlatih gitar dengan serius. Menjual beberapa album indie hingga di tahun 2005 Sony Music mengontraknya. Dan saat ini nama Depapepe mendunia.

Orang-orang sukses sudah membuktikan bahwa tidak ada kesuksesan yang instan. Tokoh-tokoh nasional seperti BJ. Habibie, Chairul Tanjung, Martha Tilaar, Jamil Azzaini, Asri Tadda, Arie Ginanjar, Taufik Hidayat, Bambang Pamungkas, dan sebagainya, membuktikan butuh waktu untuk meraih sukses. Bukan sim salabim. Bukan membalik telapak tangan. Terus berusaha dan jangan putus asa.

Jadi jika Anda merasa mentok dalam berusaha,jangan khawatir, berarti kesuksesan sudah sejengkal di depan mata. Teruslah melangkah.

Salam Amazing.

TAGS > , , , , , , , , , , , ,

Post a comment