BLOG

Beda Powerpoint 365 dengan 2016

Di tahun 2011, Microsoft melakukan gebrakan baru dalam dunia Office. Software Microsoft Office yang selama ini dikenal selalu terupdate dan harus dibeli 3 tahun sekali, kini hadir dalam office 365 dengan sistem sewa setiap tahunnya. Sistem operasi baru ini memiliki beberapa keunggulan, diantaranya fitur yang selalu terupdate setiap waktu, hingga kapasitas peyimpanan cloud One Drive sebesar 1 terabyte. Office 365 pun bisa diinstall hingga 5 komputer secara bersamaan.

Powerpoit 365 yang merupakan salah satu bagian dari Office 365 pun menunjukkan sejumlah fitur yang berbeda dibanding Powerpoint 2016. Berikut adalah beda Powerpoint 365 dengan 2016 yang saya rangkum dari berbagai sumber:

1- Design Ideas

Design Ideas adalah fitur pintar dari Powerpoint 365. Design Ideas mampu memberikan alternatif pada Anda untuk menampilkan desain dengan visual yang fresh sesuai rekomendasi Microsoft. Anda tinggal memasukkan gambar, lalu klik “Design” dan Anda akan mendapatkan tombol “Design Ideas” di sebelah kanan. Memang Design Ideas ada juga di Powerpoint 2016, namun fitur yang selalu update membuat sejumlah perbedaan desain signifikan di Powerpoint 365. Inilah salah satu beda Powerpoint 365 dengan 2016.

2- Insert Icon

Di Powerpoint 2016 versi terbaru yang telah update Anda akan menemukan fitur “Insert Icon” yang menyediakan ratusan icon yang bisa dikustomisasi. Syaratnya, Anda harus update terlebih dahulu Office 2016 Anda. Fitur ini juga dimiliki oleh Powerpoint 365. Fitur ini sangat membantu jika Anda ingin merancang presentasi dengan gaya infografis atau flat desain. Anda pun bisa mengikuti Workshop Infografis bersama saya dan tim Kreasi Presentasi untuk mengoptimalkan fitur ini dalam presentasi Anda. Silakan hubungi Bu Kuma 0857 3333 0407 untuk pelatihan Amazing Slide Infographic.

3- Transisi Morph

Transisi morph adalah fitur perpindahan antar slide yang mampu membuat pergeseran teks, gambar maupun shape di dalam slide tampak lebih realistis. Fitur morph mampu mengoptimalkan perpindahan konten slide sehingga makin atraktif. Untuk menggunakan fitur motph, Anda tinggal membuat 1 slide presentasi lalu menduplikasinya. Artinya Anda memiliki 2 slide dengan komponen di dalamnya yang sama persis. Kemudian di slide ke-2, Anda tinggal menggeser variabel di dalam slide, entah itu teks, gambar maupun shape.

Setelah selesai, Anda tinggal klik “Transition” dan pilih “morph” dan lihat hasilnya.

4- Insert Zoom

Masih ingat animasi “zoom in-zoom out” di software Prezi? Jika Anda kagum dengan fitur tersebut, maka sekarang di Powerpoint 365 Anda bisa membuat animasi yang hampir sama. Cukup selesaikan materi presentasi Anda lalu pilih “Insert Zoom”. Kemudian, pilih beberapa slide yang akan Anda gunakan sebagai “dasboard” slide presentasi. Saya sendiri menyebutnya semacam galeri slide presentasi yang bisa di zoom in-zoom out. Semua slide yang Anda pilih akan tertata dengan rapi di satu slide seperti galeri foto. Setelah selesai Anda pilih tinggal Anda slide show saja, dan rasakan sensasi animasi yang mengagumkan.

5- Insert 3D

Dari semua fitur beda Powerpoint 365 dengan 2016, fitur “Insert 3D models” adalah keunggulan yang luar biasa. Bekerja sama dengan Remix3D, microsoft telah berhasil membuat platform Powerpoint 365 ramah teradap tampilan 3 dimensi. Ya benar-benar bentuk 3 dimensi yang bisa diputar 360 derajat. Ada banyak subjetc 3 dimensi yang bisa Anda masukan menjadi bagian dari presentasi Anda dari sel tanaman dan hewan, hingga dinosaurus dan bentuk animasi 3 dimensi burung kolibri. Fitur yang mengagumkan ini akan sangat berguna dalam pembelajaran dan presentasi yang memerlukan detail terhadap sebuah obyek. Sungguh mengagumkan.

Nah inilah beda Powerpoint 365 dengan 2016. Mudah-mudahan bisa menambah referensi Anda tentang keberagaman software presentasi. Moga artikel ini bermanfaat.

Salam Amazing.

Klik untuk pesan buku seri Amazing Slide.

TAGS > , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Post a comment