BLOG

Beda Grafik Batang dan Histogram

Beda grafik batang dan Histogram. Saat saya menampilkan grafik distibusi populasi di bawah ini, saya ingin bertanya kepada Anda. Apakah visualisasi data tersebut grafik batang atau histogram?

Sebelum menjawab, supaya kita bisa mengetahui apa beda grafik batang dan histogram, alangkah lebih baiknya kita membaca blog ini dengan tuntas. Karena tulisan saya kali ini akan membahas dengan detail beda grafik batang dan histogram. Yang selama ini seringkali dianggap sama. Saya menggunakan referensi dari Key Differences. Sebuah artikel pembelajaran yang ditulis oleh Surbhi S. Apa saja perbedaan grafik batang dan histogram? Berikut penjelasannya:

1- Definisi

Antara grafik batang dan histogram memiliki definisi yang berbeda. Grafik batang adalah representasi visual dari data yang menggunakan batang untuk membandingkan beberapa kategori data. Sedangkan histogram merupakan visualisasi tabel yang berupa batang dengan ukuran sesuai dengan jumlah numerik tertentu.

Dari sini kita bisa memahami, bahwa grafik batang lebih fokus untuk membandingkan kategori data di dalamnya. Sedangkan histogram lebih ke arah visualisasi data sesuai jumlah angkanya.

2- Konten Data

Histogram mewakili data yang bersifat kuantitatif. Sedangkan grafik batang mewakili data dengan kategori tertentu. Sebagai contoh, misal Anda ingin menampilkan grafik brand smartphone terlaris di dunia di tahun 2018. Karena tujuan Anda untuk membandingkan, dan data di dalamnya berupa kategori tertentu, maka Anda lebih baik menggunakan grafik batang, bukan histogram.

3- Ruang Kosong

Beda grafik batang dan histogram lainnya adalah tampilan secara visual. Pada histogram, batang satu dengan yang lain saling menyentuh. Hampir tidak ada ruang kosong diantaranya. Sedangkan di grafik batang, mayoritas antara satu batang dengan batang lain memiliki ruang kosong (saling terpisah).

Mengapa demikian? Karena dalam histogram, data yang divisualkan merupakan sebuah data satu kesatuan. Misal sebaran usia penduduk mulai dari 0 tahun hingga 100 tahun. Selain sebuah kesatuan, data di dalamnya memiliki rentang tertentu yang tidak bisa dipisahkan.

Sedangkan pada grafik batang, data di dalamnya lebih bebas dan tidak terikat. Misal perbandingan jumlah siswa sebuah sekolah dari kelas A hingga kelas D. Data yang ditampilkan cenderung berdiri sendiri. Tidak ada saling ketergantungan antara satu sama lain. Data yang ditampilkan cenderung saling terpisah. Oleh karena itu, keberadaan ruang kosong diantara batang grafik sebenarnya menggambarkan data yang soliter, mandiri dan berdiri sendiri.

4- Urutan Data

Perbedaan terakhir antara grafik batang dengan histogram adalah kemampuan untuk mengurutkan data. Dalam histogram, data wajib diurutkan. Dan tidak boleh diubah urutannya, apalagi diacak. Sedangkan grafik batang lebih fleksibel, Data bisa Anda urutkan, bisa juga tidak.

Khusus untuk grafik batang, data lebih baik diurutkan jika data tersebut merupakan data yang kontinu, misal data keuntungan perusahaan dari bulan A ke bulan B. Sebagai contoh Anda bisa lihat grafik berikut:

Nah, itulah 4 beda grafik batang dan histogram. Semoga mampu membuka cakrawala Anda lebih jauh tentang visualisasi data. Bagi Anda yang ingin belajar bersama saya lebih dalam tentang infografis dan visualisasi data, Anda bisa menghubungi Bu Isti di 0857 3333 0407 untuk mengikuti Workshop Infografis bersama tim Kreasi Presentasi.

Maka, dari penjelasan tersebut tentu Anda bisa menjawab pertanyaan saya di awal artikel ini. Grafik distribusi populasi di atas adalah histogram.

Salam Amazing.

TAGS > , , , , , , , , , , , , ,

Post a comment