BLOG

Apa Bahasa Cinta mu?

Senin kemaren, tanggal 23 Desember, saya mendapat kesempatan berbagi materi “Menjadi Pemenang Kehidupan” di hadapan sekitar 170 guru SD dan SMP GKB Gresik dan sejumlah guru undangan dari sekolah lain. Ada salah satu pertanyaan dari peserta yang tampaknya perlu saya refresh disini. Pertanyaan ini tentang keluarga, komunikasi antara suami dan istri. Bagaimana langkah menjadikan suami dan istri bisa sejalan.

Bia jadi kita yang sudah berkeluarga sering menghadapi problem ini. Berbeda pendapat, silang pandangan hingga berdebat tentang sebuah masalah. Bagi saya pribadi, hal ini lumrah. Karena untuk menyatukan dua hati yang berbeda pendapat terkadang salah satu butuh disadarkan sedangkan yang lainnya harus mengalah. Bagi yang sudah bersuami atau beristri ini penting Anda ketahui, sehingga pasangan Anda bisa menghargai kita meski mereka berbeda pendapat dengan Anda.

Untuk berkomunikasi dengan baik terhadap pasangan hidup kita, kita harus tahu apa dasar Anda dipersatukan dengannya. Coba sebutkan 3 dasar Anda menikah dengan pasangan Anda. Bisa jadi jawabannya bermacam-macam, namun jawaban yang pasti ada diantara ketiganya adalah adanya perasaan cinta terhadap pasangan hidup kita. Karena cinta adalah salah satu alasan kuat Anda dipersatukan, maka gunakan alasan yang kuat ini pula untuk saling berkomunikasi.

Maya Angelou seorang psikolog dunia menyebut, untuk berkomunikasi dengan baik dengan pasangan hidup kita maka kita harus mengetahui apa bahasa cinta yang dominan darinya. Beliau menggolongkan bahasa cinta manusia menjadi 4, yaitu:

  1. Sentuhan. Bahasa sentuhan adalah bahasa cinta universal. Salah satu bahasa sentuhan adalah pelukan. Dengan pelukan belahan jiwanya, seorang suami atau istri bisa merasa lebih tenang. Ada orang-orang yang dominansi bahasa cintanya adalah sentuhan. Maka alangkah baiknya sebelum berbicara dari hati dengan pasangan hidup Anda, lebih baik Anda berkomunikasi dengan bahasa cintanya.
  2. Kata-kata. Ada orang yang bahasa cintanya itu dengan perkataan. Pujian, motivasi, semangat adalah hal yang sangat berarti untuknya. Sebaliknya jika pasangannya memberikan penilaian negatif, dia akan mudah patah semangat.
  3. Hadiah. Ada orang yang suka diberi hadiah yang tak terduga. Seringkali kita menyebutnya dengan kejutan. Kata-kata dan sentuhan kurang mengena untuknya. Sebaliknya, jika dia diberi hadiah, baju, tas, bahan bunga dia akan merasa sangat diperhatikan.
  4. Dan yang keempat adalah waktu berkualitas. Tipe orang keempat ini sangat toleran, dia tidak seberapa memperhatikan kata-kata, hadiah maupun sentuhan. Dia akan membebaskan pasangan hidupnya untuk beraktifitas, namun ketika pasangannya sudah di rumah, maka dia akan meminta hak dari pasangannya untuk mendapat waktu berkualitas. Bisa dengan diskusi tentang keluarga, berekreasi, ibadah bersama dan sebagainya.

Nah, bagaimana dengan Anda dan pasangan hidup Anda? Sudahkah Anda menemukan bahasa cinta dari mereka? Hal ini penting, supaya Anda mampu menjalin komunikasi yang baik dengan pasangan, sehingga keluarga selalu serasi dan benar-benar jadi surga dunia.

Pages: 1 2

TAGS > , , , , , , , , , , , , , , ,

  • Mustofa Thovids

    terima kasih pak. Setelah saya pikar pikir pikar, teryata istri saya lebih dominan dengan bahasa cinta yang ke 4. Waktu yang berkualitas.

    Reply
  • Kuma

    Terimakasih sudah berkomunikasi dengan bahasa cinta terbaik denganku. I love u.

    Reply

Post a comment