Anatomi Font untuk Slide Presentasi

Kita memahami bahwa font atau jenis huruf adalah salah satu faktor kesuksesan presentasi. Font yang baik membantu presenter untuk menyampaikan pesan dengan tepat. Penentuan jenis huruf yang pas dalam slide berarti menentukan keberhasilan presentasi Anda. Oleh karena itu sangat penting bagi kita mengenal anatomi huruf untuk slide presentasi. Selain mensukseskan presentasi dengan jenis huruf yang mudah dibaca, slide yang baik juga menggambarkan profesionalitas dan keseriusan presenter menyiapkan presentasinya.

Nah, apa sajakah yang harus diperhatikan dalam anatomi font untuk slide presentasi, sehingga visualisasi kita nyaman dibaca dan dipahami audiens? Berikut penjelasannya:

1- Font Baseline

Font baseline adalah bagian bawah / landasan atau lantai huruf. Font yang baik dan mudah dibaca adalah font yang memiliki baseline yang rata. Antar hurufnya menjejakkan kaki dengan sempurna di baseline. Tidak ada yang terlalu pendek, atau terlalu tinggi dari baseline. Sebagai contoh, ini adalah font Myriad Pro, yang menurut saya merupakan salah stau huruf terbaik dengan baseline yang rata dan sempurna.

2- x-Height

x-Height adalah tinggi font. Tulisan yang mudah dibaca, memiliki x-height yang seragam dan rata, seperti halnya yang saya tunjukkan dalam gambar tipografi font Myriad Pro di atas. Pastikan Anda memperhatikan x-height font dengan seksama untuk slide presentasi optimal.

3- Ascender & Descender

Huruf-huruf seperti h dan k, memiliki bagian atas yang menjulang. Bagian ini disebut dengan ascender. Sedangkan huruf y, g, dan p memiliki bagian bawah yang memanjang, ini disebut dengan descender. Untuk font yang baik dan mudah dibaca ukuran ascender maupun descender tidak boleh lebih dari satu kali ukuran x-height. Ukuran maksimal dari ascender dan descender adalah 1 kali ukuran x-height. Berikut adalah contoh ascender dari huruf Times New Roman yang menurut saya cukup baik dalam ukuran ascender dan descender:

4- Bracket & Terminal

Bracket dan terminal adalah salah satu pembeda font berjenis Serif dengan font lainnya. Font serif seperti Times New Roman dan Cambria memiliki bracket (tapak kaki yang memanjang horizontal) mirip sepatu, serta mempunyai terminal (lekukan di bagian atas ascender) mirip seperti jambul rambut atau topi yang sedang dipakai oleh huruf tersebut. Jika huruf yang Anda gunakan memiliki bracket dan terminal, pastikan tidak terlalu dekat dengan huruf di sebelahnya. Hal ini memnjadikan huruf tersebut mudah untuk dibaca, karena jaraknya dengan huruf lain tidak terlalu rapat.

Nah, itulah 4 hal yang harus diperhatikan dalam anatomi font untuk slide presentasi, semoga bermanfaat untuk presentasi Anda. Saya persilakan juga bagi Anda yang ingin sama-sama belajar dengan saya tentang slide untuk menghubungi nomor 0857 3333 0407 (Bu Isti) untuk sama-sama melejitkan level presentasi dengan workshop Amazing Slide dan infografis.

Moga sukses. Salam Amazing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ISI DULU YA * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.