BLOG

Ajaibnya “Terima Kasih” dan “Maaf”

Tuhan Maha Agung, Dia menciptakan berbagai bahasa bagi manusia untuk berkomunikasi. Dari jutaan kata yang ada, menurut saya ada dua kata yang sangat ajaib. Kata itu adalah “Maaf” dan “Terima kasih”.

Kata “maaf” bisa mengubah perasaan seseorang. mengubah pola pikirnya. Bahkan meluluhkan egoismenya. Dengan kata “maaf” dua orang bisa kembali merajut benang persahabatan. Bahkan Nabi pun mengajarkan kita untuk mengucap kata “maaf” dalam istighfar pada Tuhan minimal 100 kali sehari. Sehingga Tuhan makin menyayangi kita.

Demikian pula dengan “terima kasih”. Kata ajaib yang satu ini membuat orang segan kepada kita. Kata terima kasih merupakan langkah awal kesyukuran atas suatu pemberian. Nabi pun mengajarkan supaya kita terus berterima kasih pada Tuhan, dengan terima kasih rezeki kita akan kian bertambah hari demi hari.

Kata “terima kasih” dan “maaf” membuat orang terdekat kita, suami atau istri akan makin menyayangi diri kita. Orang tua akan makin mencintai buah hatinya. Pemimpin akan kian berwibawa. Begitu ajaibnya kata “maaf” dan “terima kasih”, meski ringan untuk dikatakan dampaknya sangat besar untuk kehidupan.

Lalu, bagaimana dengan kita? Sudahkah kita mengucap “maaf” dan “terima kasih” pada orang-orang terdekat kita hari ini? Jika belum, segeralah ucapkan. Baik lewat lisan, telepon, sms, email dan berbagai bentuk ungkapan lainnya. Saya pun mengucap “maaf” kepada Anda, para pembaca, jika selama ini ada tulisan saya yang kurang berkenan. Demikian pula “terima kasih” bagi Anda yang telah mengunjungi blog saya setiap hari.

Semoga dengan “maaf” dan “terima kasih” kita menjadi manusia yang mulia dan penuh manfaat.

Salam Amazing.

Klik gambar untuk memperbesarnya

TAGS > , , , , , , , , , ,

  • 3 Kata Ajaib dalam Komunikasi - Kreasi Presentasi

    […] namun membutuhkan 3 kata ajaib dalam komunikasi karena dampaknya luar biasa. Seperti tajuk berjudul Ajaibnya Terimakasih dan Maaf yang ditulis oleh Pakar Slide Dhony Firmansyah. Berikut 3 kata ajaib dalam komunikasi yang perlu […]

    Reply

Post a comment