AgroEdu Jampang

Setelah pelatihan infografis di PT PPA batch-1 tanggal 10 dan 11 Maret 2016, di hari berikutnya saya dan tim Kreasi Presentasi mendapatkan undangan dari Agro Edu Jampang Community di Bogor. Sebuah komunitas sosial yang didirikan oleh Heni Sri Sundani atau yang dikenal dengan Heni Jaladara, mantan TKI lulus S1 dan cumlaude di Hongkong. Heni sendiri sudah masuk ke dalam 30 tokoh inspiratif Asia di bawah usia 30 tahun bidang sociopreneur pilihan Majalah Forbes.

Kesempatan ini saya sambut dengan baik. Saya tentu sangat bersemangat bertemu dengan tokoh inspiratif negeri ini. Orang yang sudah membantu pendidikan ratusan anak petani di berbagai pelosok daerah. Saya dan tim Kreasi Presentasi diminta untuk memberi pelatihan slide presentasi powerpoint kepada sekitar 30 peserta di daerah sekitar di kaki gunung salak.

Dengan antusias, saya mendengarkan kisah perjuangan Heni dan suami-nya, Aditya. Dua sejoli yang masih berusia 28 tahun. Bagaimana mereka berdua membangun AgroEdu Jampang dengan uang mereka pribadi, hingga memiliki banyak donatur di dalam dan luar negeri. Sebuah perjuangan yang luar biasa. Perjuangan ini pula menarik sejumlah media, baik lokal mapun nasional mewawancarai mereka berdua. Heni menumpahkan kepedulian kepada putra-putri petani dengan memberikan pengajaran tentang pertanian. Anak-anak penerus bangsa tersebut juag mendapat pendampingan belajar gratis selama seminggu sekali, yang terdiri dari character building, kelas motivasi, kelas bisnis, dan beasiswa khusus untuk anak putus sekolah, yatim piatu dan dari keluarga miskin.

Malam hari sebelum pelatihan saya mengunjungi sebuah pondok yang mayoritas santriwan-santriwati-nya mendapatkan beasiswa dari AgroEdu Jampang. Perjalanan menuju pondok ternyata penuh tantangan. Jalan yang hancur tergerus truk pengangkut pasir ilegal, batu-batu besar di tengah jalan ditambah dengan hujan yang mengguyur sejak sore hari membuat saya dan tim Kreasi Presentasi cukup kesulitan menempuh perjalanan. Meski pada akhirnya, kami bisa sampai ke pondok Nurul Haromain yang tepat berada di bawah gunung salak.

Di pondok, saya dan tim Kreasi Presentasi (Mas Hakim Astra Yudhie dan Pambudi Wisnu Adjie) berbagi kisah kami dengan sekitar 30-an santri Pondok. Sekalian memberikan informasi bahwa besok pagi akan ada pelatihan slide presentasi untuk komunitas AgroEdu Jampang. Tak diduga, semua santri ingin ikut pelatihan. Padahal sebelumnya target pelatihan adalah para ustadz dan ustadzah mereka. Alhamdulillah, saya ikut senang dengan semangat mereka yang membara.

Tapi di dalam hati, jujur… saya iri. Iri dengan semangat dan kegigihan mereka yang terus positif meski dalam keadaan serba kekurangan. Keesokan harinya, ruang penginapan saya yang berukuran sekitar 8 x 4 meter talah penuh diisi oleh 50-an orang.
Mulai dari anak petani, santri, mahasiswa, guru hingga relawan saling berbagi ilmu. Satu laptop untuk berdua, bertiga, bergantian, saling bantu satu sama lain. Inilah seharusnya semangat yang dimiliki putra-putri negeri. Terus belajar tanpa kenal lelah dengan keceriaan dan kebanggaan. Semoga setitik keringat yang Kreasi Presentasi berikan 12 dan 13 2016 Maret di kaki Gunung Salak ini, bisa jadi dorongan utk terus maju dan menguasai teknologi.

Terima kasih untuk Mbak Heni dan suami, yang sudah mengundang kami. Sungguh ini kesempatan yang tak ternilai.
Moga Allah membalas dengan kemuliaan di dunia dan akhirat.
Doakan juga kami bisa ikut turut serta mencerdaskan negeri.

Salam Amazing.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ISI DULU YA * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.