6 Ya dan Tidak untuk Visualisasi Data

Pelatihan Infografis, Videografis & Visualisasi Data, CP: 0857 3333 0407.

6 Ya dan Tidak untuk Visualisasi Data

Di era data saat ini, visualisasi data merupakan kebutuhan mutlak bagi siapapun yang ingin memahami konten data. Visualisasi data sangat membantu pemahaman kita terhadap data untuk mengambil keputusan ataupun menganalisa sebuah masalah. Dengan visualisasi data yang tepat, pemahaman terhadap data akan kian menyeluruh, dan pengambilan keputusan jauh lebih cepat.

Dalam menyusun visualisasi data, saya dan tim Kreasi Presentasi juga siap membantu Anda baik secara personal maupun tim, melalui berbagai pelatihan pengembangan SDM. Berupa workshop infografis, videografis maupun analisa data. Berbagai pelatihan ini bisa Anda ikuti baik secara offline maupun online. Silakan menghubungi Bu Isti 0857 3333 0407 untuk informasi dan penawaran lengkapnya.

Kembali ke artikel, untuk menyusun visualisasi data ada beberapa referesi yang saya sarankan untuk Anda. Selain berbagai buku infografis seperti Cool Infographics karya Randy Krum, Storytelling with Data oleh Cole Nussbaumer Knaflic, ataupun Data Story oleh Nancy Duarte, ada satu referensi gratis yang bisa Anda download untuk memperkaya pemahaman Anda, yaitu ebook An Introduction to Data Visualization for Marketers oleh Hubspot, Anda bisa mendownloadnya disini, klik.

Salah satu konten yang menarik dari buku ini adalah adanya 6 Ya dan Tidak untuk Visualisasi Data. Yaitu tips tentang apa saja yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan untuk meningkatkan kualitas visualisasi data Anda. Tanpa berlama-lama, berikut adalah 6 ya dan tidak untuk visualisasi data Anda:

1- Ya untuk menggunakan warna yang berbeda demi menunjukkan kontras yang jelas. Tidak untuk menggunakan warna-warna terang yang saling kontras dan tidak nyaman di mata. Berikut adalah contoh paduan warna yang baik (good) dan buruk (bad) terhadap background warna-nya.

2- Ya untuk memasukkan data label ke dalam grafik untuk memudahkan audiens. Tidak untuk hanya memberikan skala pada grafik tanpa data label yang tepat. Berikut adalah contoh grafik dengan data label:

Data sebelah kiri menunjukkan grafik batang yang selama ini sering kita lihat. Bentuknya vertikal dengan keterangan di bagian bawah dan data label di atas grafik. Sedangkan grafik kanan adalah grafik dengan data yang sama, namun disusun secara horizontal dengan data label. Plus diurutkan nilainya, dari yang terbanyak hingga yang paling sedikit. Grafik sebelah kanan lebih mudah dipahami dibanding grafik sebelah kiri.

3- Ya untuk penggunaan data paling lambat lima tahun yang lalu. Tidak untuk penggunaan data lebih dari 5 tahun yang lalu. Tentu ini dimaksudkan supaya data kita tetap up to date. Selain itu data yang terbaru menunjukkan nilai yang valid dan mudah diukur dibanding data yang lama.

4- Ya untuk membandingkan data dengan benchmark sebelumnya. Tidak untuk data yang dibuat hanya untuk presentasi saat itu saja. Keberadaan data yang kontinu sangat membantu progress kita dalam mempresentasikan data. Alangkah baiknya jika kita memiliki data-data sebelumnya sebagai pelengkap dan database presentasi kita. Ini juga memudahkan Anda untuk menyusun materi presentasi berikutnya dengan lebih siap.

5- Ya untuk mempresentasikan data dengan urut, terstruktur supaya audiens bisa mudah dalam mengambil kesimpulan. Tidak untuk data mentah yang ditampilkan begitu saja, dan mempersilakan audiens membuat simpulan sendiri. Salah satu hal yang saya garis bawahi disini adalah teknik kita dalam menyajikan angka. Berikut contohnya:

3 angka di atas merupakan 3 contoh teknik penyajian data. Tidak semua harus didetailkan. Justru, semakin panjang angka Anda, kian sulit audiens membacanya. Faktanya, semakin ke kanan, data yang kian sederhana, ternyata audiens akan kian mudah memahami.

6- Ya untuk keutamaan audiens memahami data, berikutnya baru estetika. Tidak untuk mengutamakan estetika hingga tidak teliti terhadap data yang ditampilkan, berikut contohnya:

Pie chart yang di sebelah kiri, secara estetika memang memiliki warna yang kontras, mudah dibaca dan simpel. Akan tetapi konten prosentase yang ada di dalamnya kurang sempurna, tidak sampai 100%. Tidak seperti pie chart di sebelah kanan. Meskipun kurang estetik, namun tetap mudah dipahami dan kontennya persis 100%.

Nah, itulah 6 ya dan tidak untuk visualisasi data yang saya kutip dari buku An Introduction to Data Visualization for Marketers oleh Hubspot. Semoga bisa membantu Anda dalam visualisasi data lebih berkesan.

Salam Amazing.

 

 

TAGS > , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Post a comment