5 Teknik Simplicity dalam Slide

Kanso atau simplicity atau kesederhanaan merupakan cara termudah untuk menyederhanakan presentasi dan slide yang kita tampilkan. Dengan menyederhanakan isi slide, presentasi kita akan kian memukau dan diperhatikan. Hanya saja, tidak banyak presenter yang mengetahui bagaimana cara penerapan teknik simplicity. Artikel yang saya tulis ini akan menjelaskan 5 teknik simplicity dalam slide. Artikel ini saya kutip dan terjemahkan dari komunitas Articulate Global dengan narasi yang saya sesuaikan sendiri. Berikut adalah 5 teknik simplicity dalam slide presentasi:

1- Satu Slide Satu Ide

Carmine Gallo dalam buku The Presentation Secrets of Steve Jobs menyebutkan bahwa salah satu hal yang menyempurnakan presentasi Steve Jobs adalah tampilan slide-nya. Visual slide Steve Jobs menunjukkan image yang besar, teks yang sedikit dan narasi yang memukau. Sudah selayaknya kita menjadikan Steve Jobs sebagai salah satu referensi terbaik dengan cara menjadikan presentasi dan slide Steve Jobs sebagai patern slide presentasi kita. Satu Slide Satu Ide.

2- Ganti Paragraf dengan Poin atau Kata Kunci

Teknik simplicity yang kedua dari 5 teknik simplicity dalam slide presentasi adalah menyederhanakan teks di dalam slide. Jika teks yang harus disampaikan dalam bentuk paragraf, maka jangan mengcopas semuanya. Hal ini akan membuat slide Anda jadi padat dan lebih mirip seperti kliping koran daripada slide presentasi hehe… Nah, ada dua cara yang bisa kita lakukan, yaitu mencari kata kunci lalu menampilkannya, atau mengganti konten paragraf yang panjang dan menjelaskannya satu per satu dengan bullet poin. Silakan dipilih.

3- Ganti Teks dengan Narasi

Teknik berikutnya, setelah kita mengganti teks dengan kata kunci atau bullet poin, maka kita menyanpaikan bagian paragraf yang belum tampil di slide dalam bentuk narasi atau cerita. Sedikit kata kunci dan narasi presentasi akan membuat presentasi Anda kian Amazing. Audiens tidak terpaku membaca slide Anda namun mereka akan merasa slide dan presentasi Anda saling melengkapi. Sebagai contoh, berikut adalah slide before dan after yang menunjukkan slide dengan teks yang kemudian diubah teks-nya jadi bentuk narasi. Slide menjadi lebih indah tanpa teks yang mengganggu visual, dan audiens lebih mendengar presentasi Anda.

4- Ganti Teks dengan Visual

Di buku The Power of Visual Story Telling disebutkan bahwa otak manusia bekerja 60.000 kali lebih cepat jika informasi yang ditunjukkan memiliki image, gambar atau simbol. Sebagai contoh, manusia akan lekas menentukan mereka harus berhenti saat lampu lalu lintas perempatan menyala merah. Warna merah adalah simbol untuk berhenti. Tentu akan susah jika simbol tersebut diganti dengan kata-kata, lalu lintas bisa semrawut karena manusia lama untuk memutuskan jalan atau berhenti saat di perempatan. Dengan demikian, tidak ada salahnya kita mengganti teks yang banyak dan lama untuk dibaca di dalam slide dengan image, teks atau simbol. Ini akan membuat pesan Anda melekat dan mudah dipahami. Dalam workshop infografis Amazing Slide MiniMAX, saya pun mengajak para peserta melakukan hal yang sama, mengganti teks dengan sesuatu yang lebih visual.

5- Organisasikan Kumpulan Angka

John Maeda, penulis buku The Laws of Simplicity menyebut bahwa ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mewujudkan simplicity dalam kehidupan. Salah satunya adalah organisasi. Teknik organisasi bisa memudahkan seseorang memilah dan memilih sesuatu lebih cepat. Dari besar ke kecil, dari tinggi ke rendah, dari a ke z dan sebagainya. Begitu pula dalam slide presentasi, organisasi sangat diperlukan jika kita mendapatkan referensi slide yang tak berurutan dan membingungkan.

Demikian 5 teknik simplicity dalam slide semoga artikel ini membantu presentasi Anda. Oya, 20-21 November lalu workshop infografis Amazing Slide MiniMAX telah digelar dengan sukses. Ini adalah workshop publik terakhir di tahun 2015. Terima kasih untuk semua peerta dan bintang tamu kita Pak Safir Senduk, perencana keuangan terbaik Indonesia. Semoga kita terus bisa bersinergi.

Salam Amazing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ISI DULU YA * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.