BLOG

4 Pelajaran dari Presentasi Apple

Selama lebih dari 30 tahun, Apple telah memukau dunia dengan presentasinya. Setiap presentasi Apple ditunggu puluhan ribu orang dengan streaming. Serta jutaan penggunanya di seluruh dunia. Dari saat Steve Jobs meluncurkan iMac pertama di tahun 1998, hingga saat Tim Cook mempresentasikan produk terbaru mereka. Presentasi Apple selalu fenomenal.

Dari tiap kesuksesan, sepantasnyalah kita mengambil pelajaran. Untuk dijadikan contoh dalam kehidupan. Termasuk presentasi Apple. Nah, berikut adalah 4 pelajaran dari presentasi Apple yang saya kutip dari tulisan Chelsi Nanako. Seorang kontributor di Prezi.

1- Jadikan Pesan Utama Anda Simpel dan Tweetable

Setiap presentasi Apple baik di flyer maupun di slide presentasi selalu sederhana dan mudah dicerna. Bahkan Carmine Galo, seorang pakar presentasi selalu memuji headline presentasi Apple yang kurang dari 140 karakter. Ini membuat headline presentasi Apple mampu cepat diangkat ke sosial media. Tweetable, begitu bahasa dari Prezi.

Apa yang ditampilkan di slide, mudah dipahami. Apa yang diucapkan oleh Tim Cook, berkharisma dan memiliki kata kunci yang mudah diingat. Inilah salah satu keberhasilan Apple dalam merancang presentasi mereka.

2- Tampilkan Data Anda Lebih Hidup dengan Visual

Pendiri Apple seperti Steve Jobs sangat memahami, bahwa visual melekat lebih dalam di benak manusia. Di tahun 2008 ketika launching Macbook Air, Steve Jobs menunjukkan betapa tipisnya laptop tersebut.

Alih-alih menunjukkan betapa tipisnya laptop itu dengan menampilkan detail ukuran dan dimensinya. Steve Jobs malah memasukkan laptop tersebut ke dalam amplop dan menunjukkannya pada audiens. Inilah inspirasi kedua dari 4 pelajaran dari presentasi Apple.

Saya dan tim Kreasi Presentasi juga siap membantu Anda untuk menjadi presentasi Anda lebih visual. Dengan seri pelatihan Amazing Slide. Training infografis, videografis dan analisa data siap menunjang skill Anda. Silakan hubungi Bu Isti 0857 3333 0407 untuk penawarannya.

3- Siapkan Diri pada Hal Tak Terduga

Di tahun 2007, saat launching Iphone, presentasi Steve Jobs hampir saja menjadi bencana. Saat menjelaskan tentang Iphone, tiba-tiba pointer dan clicker presentasinya tidak berfungsi. Hal ini tentu diluar dugaan siapapun.

Respon yang luar biasa justru timbul setelahnya. Steve Jobs tidak terpaku dengan clicker tersebut. Dia juga tidak menyalahkan siapapun. Justru saat menunggu clickernya diperbaiki oleh staf Apple, Steve Jobs bercerita tentang masa lalunya. Saat dia SMA bersama rekannya Steve Wozniak.

Di sini kita belajar bagaimana seorang presenter harus mampu mengatasi hal-hal tak terduga. Dan menyelesaikannya dengan kepala dan hati dingin.

4- Rencanakan Wow Momen Anda

Wow momen presentasi harus dibangun mulai dari awal Anda tampil. Itulah yang dilakukan oleh Steve Jobs saat launching Iphone di 2007. Saat memasuki ruangan dirinya langsung mengatakan, “Hari ini… kita akan meluncurkan 3 produk revolusioner.”

Yang pertama adalah iPod layar lebar dengan layar sentuh. Kedua adalah telepon yang sangat revolusioner. Dan ketiga adalah alat yang mampu menjadi terobosan di dunia internet.”

Steve Jobs mengulangi kalimat tersebut beberapa kali. Dan diakhiri dengan “Apakah Anda mengerti? Ini bukan tiga perangkat terpisah. Ini merupakan satu alat.” Dan audiens pun kian bergemuruh.

Itulah contoh wow momen presentasi Apple. Wow momen ini bisa Anda ciptakan. Bisa Anda skenariokan. Dan supaya sukses, wajib dilatih berulang-ulang.

Nah, itulah 4 pelajaran dari presentasi Apple. Sebuah perusahaan luar biasa yang selalu mendetailkan presentasi mereka. Sehingga selalu ditunggu-tunggu dan produknya selalu dinanti pelanggannya.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk melejitkan presentasi Anda. Salam Amazing.

TAGS > , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Post a comment