BLOG

4 Hal yang Dilarang Saat Presentasi

Perlu banyak persiapan sebelum Anda tampil presentasi, mulai dari mental, fisik, materi, slide presentasi hingga teknik penyampaiannya. Sebelumnya saya seringkali membahas apa saja tips presentasi, lalu bagaimana dengan hal-hal yang dilarang saat presentasi? Tentu sangat banyak pantangan ketika presentasi, sebagaimana kiat-kiat presentasi supaya sukses. Nah, karena terbatasnya artikel ini, maka saya akan membahas dari satu sudut pandang saja.

Kali ini saya akan fokus pada 4 hal yang dilarang saat presentasi khususnya dalam pengucapan seorang presenter. Menurut David S. Rose (konsultan utama Angel Investor di New York) dan juga seorang pembicara kelas dunia, lisan adalah senjata utama seorang presenter. Faktor utama gagal atau berhasilnya seorang presenter adalah dari perkataannya. Oleh karena itu berikut 4 hal yang dilarang saat presentasi hasil analisa David S. Rose:

1. Mengucapkan apapun yang tidak benar.

Hati-hati jika kita mengucapkan sesuatu, apalagi saat kita menjadi presenter. Bila perlu, buatlah narasi terlebih dahulu pada presentasi Anda untuk meminimalisir kesalahan kata-kata. Terlebih lagi jika kita mengucapkan sesuatu yang tidak benar, semisal, “Laba-laba adalah serangga.” Mungkin ada diantara kita yang menganggap hal ini benar, padahal laba-laba bukanlah serangga. Serangga berkaki 6 sedangkan laba-laba berkaki 8. Kalimat seperti ini bisa menyesatkan audiens. Maka, upayakan Anda memiliki referensi terpercaya dalam setiap statement Anda.

 

2. Mengatakan apapun yang tidak dipahami audiens.

Presentasi adalah proses komunikasi, maka usahakan bahasa yang kita sampaikan mudah dipahami audiens. Bahasa yang mudah adalah kosakata yang sederhana. Bagi saya, sangat penting untuk berlatih sebelum presentasi, untuk mengondisikan kata-kata kita sehingga pas dengan segmentasi audiens. Semisal, kita boleh saja menggunakan istilah integral, diferensiasi, atau kolaborasi jika audiens Anda adalah orang-orang praktisi pendidikan, namun jika audiens Anda masyarakat umum, alangkah bijaknya jika Anda mengganti 3 kosakata tersebut dengan menyeluruh, pembeda dan kerja sama. Bahasa yang rumit, akan susah dipahami audiens umum, hal ini membuat proses komunikasi dalam presentasi terhambat.

 

3. Menyebutkan apapun yang membuat audiens berpikir keras.

Salah satu hal yang mempercepat kejenuhan dalam presentasi adalah terlalu banyaknya materi yang ingin disampaikan, sehingga audiens harus berpikir keras untuk mengingatnya kembali. Selain itu, banyaknya data, tabel, angka dan diagram juga mempersulit audiens untuk mencerna presentasi kita. Oleh karena itu usahakan kita menyampaikan presentasi dengan 3 inti saja, dan pilih dengan cermat mana data yang ingin disampaikan, sehingga audiens tidak jenuh.

 

Pages: 1 2

TAGS > , , , , , , , , , , , , , ,

Post a comment