1% Kerja Keras 99% Keyakinan

Jika ada orang bijak yang menyebut bahwa terwujudnya impian itu karena 1% keyakinan dan 99% kerja keras, maka saya sebaliknya. Bagi saya impian akan benar-benar tercapai bila kita melakukan 1% kerja keras 99% keyakinan. Lho kok bisa? Iya, keyakinan akan impian-lah yang utama. Yakin bahwa impian kita besar. Yakin kalau impian kita bisa terwujud. Dan yakin jika impian kita bermanfaat untuk sesama. Keyakinan inilah pemberi dorongan energi yang luar biasa untuk kerja keras. Orang yang 1% yakin akan impiannya berbeda dengan orang yang 99% yakin. Sehingga cukup 1% kerja keras saja, maka impian bisa terwujud.

Terkabulnya impin kita tak lain karena ada campur tangan pihak lain yang luar biasa. Pihak lain tersebut-lah yang menentukan impian kita terwujud atau tidak. Pihak lain itulah yang menguasai kehidupan manusia. Pihak lain itulah yang harus kita dekati. Dan kita tak akan mampu mendekati Pihak lain itu tanpa keyakinan. Pihak lain itulah Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah Swt.

Bagaimana saya menyimpulkan bahwa impian itu akan terwujud dengan 1% kerja keras 99% keyakinan? Ini semua dari pengalaman yang sudah saya lalui.

Tahukah Anda, basic ilmu yang saya pelajari adalah Biologi. Saya mendalami mikrobiologi. Tidak ada yang menyangka bahwa saya bisa berbagi ilmu ke puluhan perusahaan dan BUMN terbaik di Indonesia bukan tentang Biologi, namun tentang slide presentasi. Orang mengenal saya sebagai Pakar Slide, bukan sebagai orang yang menekuni sains hingga jenjang S2. Sepertinya antara Biologi dan slide presentasi tidak berhubungan. Namun ketika ditarik ke belakang, selama lebih dari 7 tahun saya bergulat dengan dunia riset dan praktikum, serta banyak berurusan dengan slide presentasi. Inilah yang membuat saya matang dalam berkarir. Pengalaman mendalami slide tak bisa dibohongi. Benar kata orang, Anda bisa mencari apapun di search engine dunia maya, seperti Google, hanya ada 2 hal yang tidak ada disana, yaitu pengalaman dan keahlian. Dua hal ini harus Anda pelajari, jalani dan lalui setiap tantangannya.

Tuhan-lah yang membimbing saya ke jalan slide presentasi, bukan ke dunia Biologi. Padahal saya belajar IPA dan Biologi bisa dibilang sejak Sekolah Dasar hingga perguruan tinggi. Ternyata, saya malah berkarir di dunia presentasi. Karena itulah saya yakin bahwa impian itu 1% kerja keras dan 99% keyakinan.

Tahukah Anda, saya dan istri saya memiliki disiplin ilmu yang berbeda. Dirinya sangat excited ketika belajar Bahasa Jepang, sedangkan saya mendalami slide presentasi. Kelihatannya antara bahasa Jepang dan slide tidak berhubungan, namun ternyata kami berdua saling support untuk mendukung impian masing-masing. Karena kegemarannya yang sangat tinggi tentang bahasa Jepang, akhirnya istri mendapat beasiswa ke Jepang, saya pun bisa bertemu dengan guru presentasi saya Mr. Garr Reynolds di Ikoma, Nara, Jepang. Saya lebih mendalami dunia presentasi selama setahun di negeri sakura, dan menghasilkan 2 buku seri Amazing Slide, yaitu Amazing Slide Presentation dan Amazing Slide MiniMAX.

Saya, istri dan Mr. Garr Reynolds

Tahukah Anda, saya pernah ketinggalan pesawat di Jepang sewaktu akan pergi ke Indonesia untuk mengisi training di Kementerian Kesehatan RI, saya pun sempat diwawancarai Interpol di Bandara Haneda, saya sempat merasa putus asa, karena sepertinya tidak mungkin mendapat tiket pesawat dalam waktu singkat ke Indonesia. Namun dengan doa dan usaha, akhirnya saya bisa mengisi training di Indonesia dengan lancar, bahkan Kementerian Kesehatan mengundang saya untuk kedua kali-nya.

Tahukah Anda, Oktober lalu saya harus mengisi training di Bandung. Saya berangkat subuh, acara training dimulai jam 9 pagi. Saya optimis bisa datang tepat waktu. Namun apa yang terjadi, penerbangan di-delay lebih dari 7 jam karena kabut asap. Padahal sebagian besar peserta dari staf Sekretaris Kabinet. Training harus tetap jalan. Akhirnya saya meminta bantuan pada associate Bandung untuk mengisi forum sementara. Saya akhirnya bisa datang jam 3 sore. Sebagai permohonan maaf, saya mengundang peserta untuk makan malam bersama sekaligus sharing session di malam hari. Alhamdulillah, para peserta excited hingga jam 21.30 malam dan mengatakan bahwa ini workshop presentasi terbaik yang pernah mereka ikuti.

Banyak lagi hal yang saya lalui yang membuktikan bahwa impian bisa terwujud dengan 1% kerja keras 99% keyakinan. Yakin bahwa Tuhan akan melancarkan. Yakin bahwa Dia-lah yang menunjukkan jalan. Yakin bahwa sebaik-baiknya kita merencanakan, Dia-lah yang Maha Berkehendak.

Maka untuk mewujudkan impian, kerja keras itu penting, namun yang lebih penting lagi adalah terus mendekatkan diri pada Sang Pemilik Impian, Allah Awt sehingga Dia selalu bersama kita dan terus menerus mewujudkan impian kita satu per satu.

Salam Amazing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ISI DULU YA * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.